ILC TVOne

Ketua Sunda Empire Jadi Bahan Lelucon di ILC, Sudjiwo Tedjo: Saya Lihat Unsur Kritik Pada Demokrasi

Mulanya Sudjiwo Tedjo menyampaikan komentar satire soal tema yang diangkat ILC, yakni soal kerajaan-kerajaan fiktif di Indonesia.

Editor: Mumu Mujahidin
Capture TV ONE
ILC TV ONE 

Menurutnya Raden Rangga Sasana tengah mengkritik sistem demokrasi di Indonesia.

"Kenapa saya enggak ketawa? walaupun Pak Rangga ngomong enggak masuk akal," ujar Sudjiwo Tedjo.

"Saya melihat unsur kritik terhadap demokrasi," imbunya.

SIMAK VIDEONYA:

Pelajar yang Bunuh Begal saat Lindungi Pacar Ternyata Sudah Nikah, Begini Nasib Anak dan Istrinya

 

 

Petinggi Sunda Empire Sebut Bandung Sebagai Wilayah Atlantik, Dedi Mulyadi Beri Jawaban Telak 

Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga atau Raden Rangga Sasana membeberkan alasan mengapa Bandung dipilih kelompoknya sebagai lokasi kekaisaran.

Hal tersebut disampaikan Raden Rangga Sasana saat menjadi narasumber di acara Inews TV, pada Senin (20/1/2020).

"Bandung itu adalah titik nol, itu wilayah Atlantik," kata Raden Rangga Sasana dengan berapi-api dikutip TribunJakarta.com dari YouTube Inews TV, pada Selasa (21/1/2020).

TONTON JUGA

"Perlu dipahami bangsa Indonesia semuanya yang belum tahu, ini ya asal-usul bumi, adalah percikan matahari, yang pada kala itu akhirnya membeku, dan yang paling tinggi adalah Bandung," jelasnya.

Raden Rangga Sasana menyebut saat itu daratan Bandung lebih tinggi dibanding wilayah lain yang ada di dunia.

Menurut Raden Rangga Sasana hal tersebut yang membuat beberapa organisasi dunia, seperti PBB hingga NATO lahir di Bandung.

Naik Pesawat Kelas Ekonomi hingga Buat Vasco Ruseimy Heran, Sandiaga Uno: Gua Senang Hidup Hemat

TONTON JUGA

"Maka Bandung berada dalam posisi paling tinggi diantara daerah-daerah lain di dunia," ucap Raden Rangga Sasana.

"Itulah kenapa disepakati oleh leluhur kita,"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved