Breaking News:

Omzetnya Puluhan Juta, Ibang Sebut Setiap Tahunnya Penjualan Dodol Cina Alami Peningkatan

Menyinggung resep rahasia yang diproduksi oleh dia dan anggota keluarganya, Ibang menyebut, tidak ada yang spesial atau berbeda

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Perajin dodol Cina asal Jatiwangi, Ibang (63) dibantu dengan beberapa anggota keluarganya. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Ibang (63), satu-satunya perajin kue keranjang atau dodol Cina asal Jatiwangi selalu mendapatkan keuntungan yang besar ketika menerima orderan membuat dodol.

Ibang mengaku, setiap pembuatan dodol yang hanya dilakukan saat menjelang perayaan Imlek itu, ia mendapatkan keuntungan puluhan juta.

"Alhamdulilah setiap tahunnya kami masih mendapatkan orderan yang banyak menjelang Imlek, pendapatan ya sampai Rp 40 juta mah ada," ujar Ibang, Sabtu (11/1/2020).

Di saat banyaknya perajin dodol Cina yang gulung tikar karena sepinya orderan, dirinya mengatakan, dari tahun 2014 setiap tahunnya mengalami peningkatan orderan.

Bahkan, di tahun 2018 lalu, bisa membuat dodol Cina sebanyak 3,5 ton dodol.

"Paling tertinggi memproduksi pada tahun 2018 mencapai 3,8 ton, dan pastinya keuntungan paling banyak terjadi di tahun tersebut," ucap pria yang sudah 44 tahun menggeluti usaha dodol tersebut.

Suami Tewas, Istri Pura-pura Syok, Menangis Histeris, Akting Pingsan, Padahal Dia Otak Pembunuhannya

Suami Selingkuh Sama Teman Sendiri Terbongkar Seusai Melahirkan, Ini Kisah Pilu Wanita Malaysia

Sakit Hati Diejek Kulitnya Hitam, Pria di Jakarta Ini Nekat Bunuh Rieke di Kamar Rusun

Menyinggung resep rahasia yang diproduksi oleh dia dan anggota keluarganya, Ibang menyebut, tidak ada yang spesial atau berbeda dengan cara pembuatan dodol yang berisi beras ketan dan gula itu.

Namun, dirinya selalu mengutamakan rasa di setiap proses pembuatan kue keranjang tersebut.

"Tidak ada yang beda sih, tapi kalau kami melakukan kesalahan sedikit, misal ketika pengukusan, api tiba-tiba mati, mending diulang lagi prosesnya, daripada citra rasa nanti akan berbeda dari biasanya," kata Ibang.

Lanjut Ibang, untuk saat ini, dirinya baru mendapatkan sekitar 3 kwintal orderan.

Namun, seiring masih beberapa hari lamanya waktu perayaan Imlek, dirinya menyebutkan masih ada langganan yang belum memesan kepadanya.

"Ini masih lama menjelang Imlek, besok-besok juga bakal ada lagi yang bakal order. Ya bisa lah seperti tahun lalu yang mencapai 2,5 ton produksi dodol," jelasnya.

Moeldoko Ingin Pemerintah Kerjasama dengan China Kelola Natuna, Ternyata Ini Alasannya

Mahfud MD Cium Dugaan Mega Korupsi di Tubuh Asabri, Waduh Katanya Lebih Besar dari Jiwasraya

Setiap kilogramnya, Ibang mematok harga sekitar Rp 32 ribu per tiga buah dodol.

Namun, jika ukuran dodolnya lebih kecil, bisa mendapatkan empat buah dodol per kilonya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved