VIDEO - Hari Raya Natal, Umat Kristiani di Kuningan Ziarah Ke Makam

Oom mengatakan, ziarah ke makam tersebut adalah sebagai bentuk menghargai anggota keluarga yang telah meninggal dunia dan menjaga tradisi

Laporan wartawan TribunCirebon.com, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Sejumlah umat kristiani yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan, mendatangi Taman Pemakaman Umum (TPU) Pasir yang berada di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, dalam rangka memperingati Hari Raya Natal, Rabu (25/12/2019).

Seusai melakukan Misa Natal di gereja, warga tersebut pun berduyun-duyun mendatangi TPU Pasir, dengan membawa beberapa kantung plastik yang berisi berbagai macam bunga.

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (25/12/2019) di TPU Pasir, warga kristiani yang baru saja tiba, langsung menuju masing-masing makam anggota keluarga dan membersihkan pusara dari sampah daun dan ranting kering.

TONTON VIDEO DI SINI:

Setelah makam sudah dalam kondisi bersih, kemudian warga peziarah pun bersimpuh di masing-masing makam keluarga dan terlihat melantukan kalimat doa secara bersama-sama.

Oom (60), warga asal Kecamatan Cigugur, mengatakan, ziarah ke TPU Pasir dilakukan setiap tahunnya bersama anggota keluarga lainnya, dalam rangka memperingati Hari Raya Natal.

"Saya kayak umat muslim beres solat ied pergi ke makam untuk ziarah, kami juga sama," kata Oom di TPU Pasir, Kabupaten Kuningan, Rabu (25/12/2019).

Tidak hanya berdoa di depan makam masing-masing keluarga, warga peziarah pun turut menabur bunga yang dibeli dari sejumlah pedagang di sepanjang jalan menuju makam.

Oom mengatakan, ziarah ke makam tersebut adalah sebagai bentuk menghargai anggota keluarga yang telah meninggal dunia dan menjaga tradisi yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

"Supaya jangan sampai lupa sama orang yang sudah meninggal," katanya.

Kuncen TPU Pasir, Stefanus Emon (77), mengatakan, setiap tahunnya, makam tersebut selalu ramai dikunjungi oleh warga kristiani, termasuk pada Hari Raya Natal dan tahun baru.

Di TPU Pasir, kata Emon, 80 persennya merupakan makam umat katolik dan 20 persennya, adalah umat protestan, muslim, dan penghayat. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved