Breaking News:

Pihak Rumah Singgah Satwa Ungkap Penyebab Banyak Ular Muncul di Musim Hujan & Masuk Ke Pemukiman

Ketua Yayasan Rumah Singgah Satwa (RSS) Indonesia, Wawan Suhermawan mengungkap penyebab banyaknya ular muncul di musim penghujan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ketua Yayasan Rumah Singgah Satwa (RSS) Indonesia, Wawan Suhermawan saat memegang ular kobra 

"Saat inikan lagi musim penghujan, jadi sekarang ular lagi musim kawin dan lagi musim menetas. Sehingga anak-anak ular juga, disamping mencari makanan seperti tikus, juga mencari ke tempat-tempat yang hangat. Seperti rumah maupun gundukan-gundukan barang bekas," kata Wawan.

VIDEO - Bayi Kukang Ditemukan Warga dalam Kondisi Lemah, Akhirnya Dievakuasi BKSDA Wilayah Cirebon

Lebih jauh Wawan menyampaikan, kemunculan ular berbisa seperti kobra di pemukiman warga saat ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Apalagi, di beberapa daerah dalam satu hari telah ditemukan puluhan ular berbisa.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak kepada warga untuk bersih-bersih lingkungan.

"Kami mengajak para warga agar selalu membersihkan lingkungan secara berkala. Hal ini, menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi banyaknya ular ke pemukiman warga," ujarnya.

NASIB Miris Polisi Ganteng dan Tajir Tewas Secara Tragis Tabrak Pohon Hingga Tersambar Kereta Api

Teror Ular

Cerita aneh mewarnai teror anak kobra di Perumahan Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Aceng Abdul Haq (60), warga setempat, mengaku, beberapa hari sebelum teror anak kobra muncul, dirinya bermimpi ditemui seorang perempuan berparas cantik. Perempuan itu meminta agar Aceng membuka pintu tempat tinggalnya.

"Dia meminta saya membuka jalan keluar, karena tempat tinggalnya tertutupi," kata Aceng yang ditemui di rumahnya, Selasa (17/12).

Seperti diketahui teror anak kobra menghantui warga Perumahan Tata Lestari, khususnya lingkungan RT 04 RW 10. Hingga saat ini warga berhasil menangkap 15 ekor. Tiga diantaranya diamankan masih hidup. Sementara yang lainnya dibunuh serta satu dilepas ke sungai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved