HAMIL DULUAN, Ratusan Anak Remaja di Lampung Ini Terpaksa Menikah Muda, Padahal Belum Cukup Umur

Salah satu alasan para remaja tersebut melakukan pernikahan dini adalah karena kecelakaan alias hamil duluan.

Editor: Mumu Mujahidin
net
Ilustrasi hubungan intim suami istri 

Tahun 2018, ada 74 kasus pernikahan dini dan tahun ini sampai akhir November ada 87 kasus.

Jumlah tersebut merupakan pendataan dan laporan dari 14 Pengadilan Agama tingkat kabupaten/kota.

Masing-masing, PA Tanjungkarang, Metro, Kalianda, Kotabumi, Krui, Gunung Sugih, Tulangbawang, Tanggamus, Blambangan Umpu (Way Kanan), Pringsewu, Gedong Tataan (Pesawaran), Sukadana, Tuba Tengah (Tuba Barat), dan Mesuji.

Plt Panitera PTA Bandar Lampung Ahmad Syahab menjelaskan, tertinggi untuk pernikahan di bawah umurnya di Kotabumi dengan 58 laporan.

Tertinggi kedua dari PA Gunung Sugih mencapai 43 orang, lalu 36 dari PA Metro.

"Jadi 233 orang ini mereka mengajukan dispensasi nikah yang artinya memang usia mereka belum cukup umur Menikahnya," kata Syahab.

Dari PTA Bandar Lampung, jelas Syahab, memberikan izin. Adapun pihak Kantor Urusan Agama (KUA) sebelumnya menolak karena persyaratan umur.

Dengan syarat umur harus diatas 16 tahun dan suami 19 tahun itu peraturan yang lama, akan tetap sekarang ini semua rata baik perempuan dan laki-laki harus 19 tahun.

Namun, setelah disampaikan alasan pengajuan dispensasi Menikah, barulah diberikan izin.

 Pengantin Bocah SMP, Bukan Nikah Dini yang Disoroti Tapi Lihat Make Up Wanita

Menurut Syahab, mereka yang meminta nikah muda ini karena hubungan mereka sudah intim layaknya suami istri.

Sehingga untuk mengurangi zinah maka kedua belah pihak sengaja Menikah di usia anak.

Selain sudah intim layaknya suami istri, faktor pernikahan dini juga adalah karena sudah hamil sebelum Menikah.

"Hubungan yang sudah intim selayaknya suami istri, bahkan sudah hamil, merupakan faktor penyebab mayoritas terjadinya pernikahan anak atau pernikahan dini. Jadi semuanya pengajuan itu disetujui oleh PTA. Makanya diimbau orangtua menanamkan pondasi keimanan secara holistik sehingga ilmu agama bisa menjadi pondasi keimanan mereka (anak-anak)," ujar Syahab. (tribunlampung.co.id/bayu saputra/kiki adipratama)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Ratusan Anak Sekolah Hamil Duluan di Lampung, Akhirnya Keluar karena Malu dan Menikah

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved