HAMIL DULUAN, Ratusan Anak Remaja di Lampung Ini Terpaksa Menikah Muda, Padahal Belum Cukup Umur
Salah satu alasan para remaja tersebut melakukan pernikahan dini adalah karena kecelakaan alias hamil duluan.
Sementara sang suami saat itu masih duduk di bangku SMA. Karena malu Ln pun memutuskan berhenti sekolah, sementara sang suami tetap sekolah sampai tamat SMA.
Bagaimana awalnya Ln Menikah dengan sang pacar?
Ln terpaksa Menikah karena mengira telah hamil oleh pacarnya sebab keduanya beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri.
Ketika tidak mengalami menstruasi, Ln mengira telah hamil.
Menghindari malu, keluarga pun Menikahkan Ln dengan sang pacar. Tak berapa lama Menikah, Ln barulah hamil.
Sayangnya, pernikahan mereka tidak bertahan lama.
Seusai Ln melahirkan, mereka pun pisah rumah.
Perpisahan itu karena sang suami tidak memiliki pekerjaan tetap.
Kini Ln menjadi 'single mom' di usia yang masih sangat muda.
Sementara MI, warga Pesawaran mengaku, Menikah di usia 16 tahun karena memang suami ingin mengajak Menikah lebih dulu.
Selain memang suka sama suka, ada kejadian yang tidak direncanakan hingga akhirnya terpaksa Menikah.
"Tapi saat ini kami menjalin rumah tangga ini dengan aman dan nyaman. Kalau marah itu biasa, yang penting kita tahan amarah. Karena dengan saling mengalah akan menjadikan siapapun yang terkena musibah lebih diringankan," jelasnya.
Kepala Desa Way Layap Pesawaran Ismed Inanu mengatakan, pernikahan anak di tempatnya tidak sebanyak tahun lalu.
Tahun lalu, menurutnya, memang yang tertinggi angka pernikahan dini.
"Sekarang sudah berkurang. Karena banyak remaja dan ibu rumah tangga yang mengikuti penyuluhan KB dari BKKBN. Jadi warga semakin tahu bahaya dan risiko pernikahan sebelum usianya itu," kata dia.