Kisah Umar, ART Nike Ardilla, Sebelum Jadi Pemulung Pernah Jadi Buruh Cuci Pakaian
Setelah pulang ke Tasikmalaya Umar menikah dan sempat tinggal di rumah panggung milik majikan almarhum orangtuanya.
“Kemarin, sekitar November akhir, kami datang ke rumah Umar di Tasik. Mamih ikut, ada Ema (ketua NAFC pusat), Adelia, Jo dan Atun (mantan manajer Nike Ardilla, saksi hidup saat kecelakaan mobil di Jl Riau Bandung yang merenggut nyawa pelantun Bintang Kehidupan tersebut). Kami naik mobil, yang tau jalan ke rumah Umar kebetulan saya. Alhamdulillah, sekarang Umar udah dijemput, udah gabung ama Teh Melly (Melly Goeslaw), gabung di Cinere,” jelasnya.
Menurut penuturan Ny Nining Ningsihrat, ia memilih tinggal di Imbanagara Ciamis karena ingin dekat anak bungsunya tersebut. Meski di kediamannya di Kampung Cidudu tersebut ia hanya ditemani Dede Minul. “Di sini kan dekat dengan si Neng (maksudnya almh Nike Ardilla), kalau lagi kangen tinggal jalan ke makam,” tutur Mamih Nining Ningsihrat.
Jarak antara kediaman Mamih dengan makam almarhumah Nike Ardilla yang berlokasi di pemakaman keluarga di komplek pemakaman umum Cidudu tersebut hanya sekitar 200 meter. Dan makam Nike Ardilla tersebut berdampingan dengan makam alm HE Kusnadi, ayahanda Nike Ardilla yang tentunya adalah suami Ny Nining Ningsihrat. Makam Nike Ardilla dan ayahandanya tersebut berada di bawa satu cungkup atap.
Menurut penuturan Mamih, setiap minggu ada saja yang datang ziarah ke Makam Nike Ardilla terutama tentunya para penggemar. “Kalau yang jauh-jauh biasanya menginap di sini. Ada yang dari Surabaya, Sulawesi, dari Kalimantan. Kalau lagi tidak kerja, hari libur banyak yang datang. Setiap hari ada saja yang nelpon nanyain kabar mamih,” ujar Ny Nining Ningsihrat yang Kamis sore tersebut baru saja usai menerima sambungan video call dengan seorang penggemar Nike Ardilla.
Pasangan suami istri, H Edy Kusnadi (alm) dan Ny Nining Ningsihrat dikarunia tiga orang anak, yakni Alan, Deden dan bungsu Nike Ardilla (almh). Alan tinggal di Bandung sembari menjaga museum Nike Ardilla, sedangkan Deden tinggal di Ciamis.
Kehadiran maupun silaturahmi para penggemar telah menjadi penyemangat bagi Ny Nining Ningsihrat untuk memilih tinggal di Imbanagara Ciamis agar selalu “dekat” dengan almarhumah anak bungsunya tersebut. Di kediamannya yang berada di sisi gang depan lapangan voli tersebut sejumlah foto, poster Nike Ardilla terpajang dan terjaga dengan baik. Kadang ia juga ke Bandung diantar atau dijemput anaknya. “Tapi sekarang belum ke Bandung, sejak bulan Maulud belum ke Bandung,” tambahnya.
Kompleks makam Nike Ardilla sangat terawat dan terjaga kebersihannya. Kamis (5/12) sore tersebut tampak Ibu Among baru saja usai bebersih, menyapu makam Nike Ardilla.
“Tadi baru dipel biar keramiknya tetap mengkilat dan selalu bersih. Tiap minggu ada saja berziarah ke sini, apalagi pada hari libur,” tutur Ibu Among. Dan sore tersebut terlihat sejumlah anak-anak terlihat bermain di jalan di komplek pemakaman umum Cidudu tersebut.
Meski kompleks makam ini cukup terawat namun musala Nike Ardilla yang dibangun dan diresmikan tanggal 19 Maret 1996 (setahun setelah Nike Ardilla) sumbangan dari Musik Plus Record Jakarta dalam kondisi tidak terawat. Bahkan wisma yang dibangun tak jauh dari musala tersebut kini tinggal puing-puing seperti bangunan korban gempa. (andri m dani)