Gencar Ciptakan Desmigratif, Sudah Ada 5 Desa di Indramayu yang Dibangun

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali menciptakan Desa Migran Produktif (Desmigratif) di Desa

Gencar Ciptakan Desmigratif, Sudah Ada 5 Desa di Indramayu yang Dibangun
Tribun Cirebon.com/Handhika Rahman
Ibu-ibu calon PMI dan purna PMI di Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu saat mempelajari usaha produktif tata rias di Kantor Desa setempat, Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali menciptakan Desa Migran Produktif (Desmigratif) di Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Kemenaker, Anwarudin mengatakan, sejak dimulai tahun 2017 lalu, sudah ada 5 Desa di Kabupaten Indramayu yang termasuk ke dalam Desmigratif.

Kelima desa itu, yakni Desa Kenanga, Desa Juntinyuat, Desa Dukuhjati, Desa Juntiweden, dan Desa Singakerta.

"Desa Singakerta ini berarti yang kelima," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (29/11/2019).

Dirinya menjelaskan, Kabupaten Indramayu menjadi daerah terbesar kedua di Jawa Barat yang mayoritas masyarakatnya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Berdasarkan data yang tercatat di Kemenaker, ada sebanyak 15 ribu masyarakat Kabupaten Indramayu yang berprofesi sebagai PMI.

Oleh karena itu, disampaikan Anwarudin, pembentukan Desmigratif ini penting dilakukan sebagai upaya edukasi, pemberdayaan dan peningkatan perlindungan kepada calon PMI, purna PMI serta anggota keluarganya.

"Dalam program ini kami mendampingi para purna PMI dan calon PMI untuk menerapkan tentang 4 pilar," ucap dia.

Empat pilar itu, yakni edukasi tentang imigrasi atau prosedur bekerja ke luar negeri secara legal, usaha produktif, pembinaan terhadap anak yang ditinggal orangtua bekerja di luar negeri, dan koperasi.

Modus Bisa Berangkatkan Jadi Tenaga Kerja di Luar Negeri, Puluhan Warga Haurgeulis Indramayu Tertipu

Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh Datangi Rumah Keluarga Carmi, Ini Kabar dari Mereka

Disnakertrans Kabupaten Cirebon Siap Menyerap Lebih Banyak Tenaga Kerja yang Berkompeten

"Sekarang ini kita sedang kegiatan usaha produktif tata rias kepada para purna PMI, ada 20 orang dalam kloter ini. Kloter selanjutnya juga ada 20 orang tapi usaha kreatifnya itu membuat kue kering," ucapnya. (*)
 

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved