TKW Hilang Kontak

Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh Datangi Rumah Keluarga Carmi, Ini Kabar dari Mereka

Carmi se‎mpat menolak untuk diajak pulang ke Indonesia karena alasan sudah betah dengan kondisi di Arab Saudi.

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh Arab Saudi, Sa'dullah Affandy, mengunjungi rumah keluarga Carmi (48) di Blok Kalibangka, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/9/2019) malam. 

Laporan wartawan TribunCirebon.com, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh Arab Saudi, Sa'dullah Affandy, mengunjungi rumah keluarga Carmi (48) di Blok Kalibangka, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.

Carmi merupakan tenaga kerja wanita (TKW) yang hilang kontak selama 31 tahun dan diketahui bekerja di Riyadh, Arab Saudi, sebagai asisten rumah tangga (ART).

‎Kedatangan Sa'dullah ke rumah keluarga Carmi adalah untuk memberitahukan kabar bahwa Carmi, sudah ditemukan dan saat ini berada di Rumah Harapan Masyarakat (Ruhama) KBRI Riyadh.

Sa'dullah mengatakan, ia tiba di rumah keluarga Carmi pada Kamis malam (12/9/2019‎) dan disambut langsung oleh ayah kandung Carmi, Ilyas (85), beserta anggota keluarga lainnya.

"Waktu saya datang, mereka tampak senang dan bahagia‎. Senang rasanya menyampaikan kabar baik ini," kata Sa'dullah saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (13/9/2019).

Di hadapan keluarga, Sa'dullah menyampaikan kalau kondisi psikologis Carmi setiap harinya semakin membaik dan sudah mulai memahami kembali bahasa Cirebon.

Kemudian, kata Sa'dullah, masih di hadapan keluarganya, Carmi se‎mpat menolak untuk diajak pulang ke Indonesia karena alasan sudah betah dengan kondisi di Arab Saudi.

"Alasan kenapa Carmi harus pulang adalah keinginan dari keluarga, pada akhirnya Carmi pun mau pulang," katanya.‎

Sebelum Pulang ke Indonesia, Carmi TKW Asal Cirebon Jalani Pemulihan Psikologis di Riyadh

Berhasil Ditemukan Setelah 31 Tahun Hilang Kontak, Carmi TKI Cirebon Tiba di Indonesia Pekan Depan

‎Namun sebelum kembali ke Indonesia, hak-hak Carmi dari majikannya harus terpenuhi dahulu dan majikannya di Arab Saudi pun waktu selama dua bulan untuk membayar seluruh gaji Carmi.

Sa'dullah mengatakan, kalau majikannya akan menjual kebun kurma dan beberapa aset lainnya, tak lain untuk melunasi hutang gaji kepada Carmi.

"Setelah dibayar, Carmi pasti pulang ke Indonesia dan kembali berkumpul bersama keluarga," katanya.‎

‎Ayah kandung Carmi, Ilyas, menuturkan, kalau ia sangat bahagia kedatangan tamu dari KBRI Riyadh Arab Saudi, karena menyampaikan bahwa anak kandungnya tersebut sudah ditemukan serta dalam kondisi baik.

Ia pun berharap, anaknya tersebut segera pulang kembali Indonesia dan dapat kembali berkumpul bersama keluar‎ga, karena keluarga pun sempat putus asa terkait keberadaan Carmi.

"Setelah gajinya dibayarkan, segera pulang ke rumah. Lewat telepon saja sudah bahagia, apalagi nanti ketemu," katanya.‎

Gedung SMAK Dago, Almamater BJ Habibie Tempat Bertemu dengan Ainun Besari, Kini Tinggal Kenangan

KESAKSIAN Oded M Danial, Sebut BJ Habibie Rutin Puasa Sunah Senin-Kamis, Bibirnya Selalu Ucap Zikir

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved