Jalani Sidang Perdana, Kuasa Hukum Vina Garut: Klien Saya Hanya Sebagai Korban

Kuasa hukum Pina Aprilianti dalam kasus 'Vina Garut' menyesalkan kliennya dijadikan terdakwa dalam perkara asusila itu

Jalani Sidang Perdana, Kuasa Hukum Vina Garut: Klien Saya Hanya Sebagai Korban
tribun jabar/firman wijaksana
Tiga terdakwa kasus video asusila 'Vina Garut' menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/11/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Kuasa hukum Pina Aprilianti dalam kasus 'Vina Garut' menyesalkan kliennya dijadikan terdakwa dalam perkara asusila itu. Padahal Pina hanya sebagai korban.

Sidang yang dimulai pukul 14.00, berakhir pukul 15.00 untuk terdakwa Pina. Sedangkan dua terdakwa lain, masih melanjutkan persidangan.

Dalam sidang perdana, jaksa penuntut umum membacakan dakwaan kepada para terdakwa.

"Ada beberapa pasal yang disangkakan ke klien saya. Yakni pasal 4 ayat 1 UU Pornografi," ucap pengacara Pina, Asri Vidya Dewi usai persidangan, Kamis (28/11/2019).

Pasal 4 ayat 1 berbunyi "setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi".

Ancaman hukuman dalam pasal 4 yakni penjara paling lama 12 tahun. Asri menyebut sangat miris dengan dakwaan kepada kliennya. Ia menilai, Polres Garut tak melihat perspektif perempuan dalam penanganan kasus.

"Klien kami jelas korban, tapi dipaksakan jadi pelaku," katanya.

Ingat Kasus Video Vina Garut? Sidang Perdananya Molor Berjam-jam Hingga Harus Dilakukan Tertutup

VIDEO Detik-detik Vina Garut Turun dari Mobil Tahanan, di Ruang Tunggu Menunduk Sambil Baca Alquran

SOSOK V Pemeran Video Panas Vina Garut Membaca Alquran Sebelum Menjalani Sidang Perdana

Posisi korban bagi Pina, lanjutnya, karena saat menikah usianya masih 16 tahun. Polisi belum memiliki perspektif kepada perempuan yang jadi korban.

"Pina ini hanya gunung es. Masih banyak Pina lain di negara ini. Saya yakin jika Pina hanya sebagai korban," ucapnya.

Sidang Digelar Tertutup

Halaman
12
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved