Sidang Perdana Kasus Video Vina Garut

SOSOK V Pemeran Video Panas Vina Garut Membaca Alquran Sebelum Menjalani Sidang Perdana

Ketiga pelaku Vina Garut yakni Wely, Dodi, dan Vina akan menjalani persidangan perdana.

SOSOK V Pemeran Video Panas Vina Garut Membaca Alquran Sebelum Menjalani Sidang Perdana
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Vina, terdakwa kasus video asusila membaca Alquran saat menunggu sidang perdana di ruang tunggu anak Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/11/2019). 

TRINBUNCIREBON.COM, GARUT - Kasus video asusila Vina Garut hari ini akan memasuki babak baru.

Ketiga pelaku yakni Wely, Dodi, dan Vina akan menjalani persidangan perdana.

Berdasarkan jadwal sidang di situs Pengadilan Negeri Garut, sidang perdana kasus keasusilaan itu akan dilaksanakan pukul 09.00. Namun hingga pukul 10.00, sidang belum kunjung dimulai.

 Tawarkan Hubungan Badan Bertiga & Pasang Foto Seksi di Twitter, Wanita Ini Divonis 10 Bulan Penjara

Sidang kasus video asusila itu akan menggunakan ruang Garuda. Ketiga terdakwa datang ke PN Garut sekitar pukul 09.50.

Terdakwa Vina, langsung digiring petugas ke ruang tunggu anak. Sedangkan dua terdakwa lain, menunggu di ruang tahanan.

 Pengcab Perbakin Majalengka Lepas Kontingen Atlet Untuk Ikuti Kejuaraan Walikota Cup

Vina yang mengenakan kerudung dan celana warna hitam, kemeja putih dibalut dengan rompi tahanan warna jingga terlihat santai saat turun dari bus tahanan.

Di dalam ruang tunggu anak, Vina juga memegang sebuah Alquran. Ia membaca ayat suci sambil menunggu persidangan.

Sejumlah awak media sempat bertanya terkait kondisi kesehatan Vina. Namun, Vina tak memberi jawaban. Ia sesekali tertunduk untuk menghindari sorotan kamera.

100 lebih Video bukti dilimpahkan ke Kejari

Bukti digital forensik yang sempat jadi kendala dalam berkas perkara video asusila 'Vina Garut' dipenuhi penyidik Polres Garut. Digital forensik video tersebut jadi barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut.

Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma, mengatakan, ada 100 lebih video yang telah dilakukan digital forensik. Video tersebut berasal dari telepon milik almarhum Rayya.

"Dua video awal yang ramai di media sosial itu dilakukan digital forensik sama Mabes Polri. Sedangkan 100 video lebih oleh Direktorat Siber," ujar Dapot, Senin (11/11/2019).

Menurut Dapot, pemeran video dalam ratusan video itu rata-rata merupakan para tersangka. Digital forensik sangat dibutuhkan untuk mengetahui waktu video itu diambil.

"Hari ini berkas V dan W sudah masuk tahap dua. Secepatnya berkas akan kami limpahkan ke pengadilan agar segera disidangkan," katanya.

 TERNYATA, Juara The Voice of Germany Claudia Pernah Dikritik Saipul Jamil: Kamu Nyanyinya Kaku

 5 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Bocah 12 Tahun Tinggal Bareng Ibunya yang Menderita Penyakit Kulit

Saat ini, kasus Vina Garut sudah menjadi tanggung jawab Kejari karena sudah masuk tahap dua. Pihaknya juga sudah menerima bukti lain dari Penyidik Polres Garut.

"Tadi kami terima sprei, baju, dan dua buah HP milik V dan Rayya," ujarnya.

Satu telepon tersebut digunakan untuk merekam adegan asusila. Sedangkan satu telepon dipakai untuk membagikan video ke media sosial.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved