Breaking News:

Akhir Pekan, Yuk Nikmati Suasana Kuningan dari Ketinggian Sambil Minum Kopi di Waja Kopi

‎Sedang berada di Kabupaten Kuningan namun bingung bakal menghabiskan waktu

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Warung Jagat Kopi 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - ‎Sedang berada di Kabupaten Kuningan namun bingung bakal menghabiskan waktu diakhir pekan dimana? Tidak perlu khawatir, coba saja datangi kawasan Sukageuri View Kuningan kaki Gunung Ciremai di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur.

Kawasan obyek wisata ‎yang populer sejak 2017 ini, cukup menarik perhatian wisatawan dari dalam maupun luar Kabupaten Kuningan, karena di sini terdapat sebuah kedai kopi yang menawarkan sensasi berbeda dibandingkan kedai-kedai lainnya, yaitu Waruga Jagat (waja) Kopi.

‎Sensasi berbeda yang dirasakan kedai tersebut adalah, bisa menyeruput kopi‎ sambil menikmati pemandan‎gan Kabupaten Kuningan dari atas ketinggian.  

Hal itu sesuai dengan singkatan nama Waja Kopi, yakni warugha (tubuh) dan jagat (semesta), berarti menyatukan tubuh dengan semesta.

Berdiri sejak Maret 2018, Waja Kopi tersebut didirikan oleh dua warga asli Kuningan, yakni Dani Ramdani‎ dan Eka Nugraha.

Keduanya, merupakan penjual kopi yang semula berjualan di area car freeday Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan.

Dani bercerita, pada 2017, salah seorang rekannya di Desa Cisantana menyebutkan di Bukit Sukageuri telah menjadi obyek wisata, keunggulannya utamanya adalah bisa melihat Cirebon dan Kuningan dari atas ketinggian serta titik terbaik menyaksikan matahari terbit.

Adanya informasi tersebut, kata Dani, ia langsung berembuk dengan Eka untuk memanfaatkan potensi wisata tersebut, kemudian keduanya pun sepakat untuk pindah berjualan dari car freeday Jalan Siliwangi ke Bukit Sukageuri.

Waja Kopi di Kuningan
Waja Kopi di Kuningan (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

"Ada sensasi berbeda ketika ngopi di atas ketinggian. Kalau di Bandung mungkin punya Kopi Lereng Anteng," kata Dani di kedai kopi miliknya, Minggu (17/11/2019).

Diketahui, Waja Kopi merupakan kedai kopi di lokasi paling tinggi yang ada Kabupaten Kuningan, karena berada di atas ketinggian 1078 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Dari hasil pantauan Tribun Jabar, kedai kopi tersebut memiliki konsep sederhana, di mana setiap pengunjung yang menikmati kopi, bisa duduk dibangku kayu, langsung beratapkan langit dan beralaskan tanah.

Dani mengatakan, sama hal dengan kedai pada umumnya, kedai tersebut menyajikan berbagai menu kopi, mulai dari V60, cappucino, Vietnam drip, tubruk, kopi susu, kopi sejagat, dan berbagai menu lainnya.

"Menu di kedai cukup ramah dikantong, mulai dari 10 sampai 50 ribu," kata Dani.

Bagi masyarakat yang ingin ngopi dengan sensasi berbeda di Waja Kopi. Bila masuk dari arah Masjid Agung Syiarul Islam pusat Kabupaten Kuningan, disarankan melaju ke arah Kecamatan Cigugur, lalu ke Kawasan Wisata Palutungan.

Waktu tempuh dengan kecepatan normal‎ dari Masjid Agung Syiarul ke Waja Kopi yakni 15 menit, dengan jarak 7,1 kilometer.

Dani mengatakan, Waja Kopi buka setiap hari dari pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB pada hari kerja dan pada hari libur Sabtu, dibuka pada pukuk 05.00 WIB sampai 00.00 WIB.

Api Dipastikan Sudah Padam, Objek Wisata Kawah Putih Ciwidey Sudah Dibuka Kembali

Pemkab Majalengka Prioritaskan Bangun Jalur Jatilima, Bupati Sebut untuk Akses ke Objek Wisata

26 Kecamatan di Majalengka, 33 Desa Masuk Dalam Desa Wisata, Hingga Bupati Keluarkan SK

Ia menambahkan, pengunjung yang mendatangi kedainya tersebut sebagian besar merupakan warga dari luar Kabupaten Kuningan, beberapa di antaranya dari Cirebon, Majalengka, Indramayu, Jakarta, Bekasi, dan Depok‎.

"Sebagian besar dari luar dan mereka tahu dari medsos. Saat ditanya ya mereka ingin merasakan ngopi dengan sensasi yang berb‎eda," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved