Ridwan Kamil Bakal Tegur Kepala OPD yang Tak Datang Rapat Paripurna, Kadinkes Anggap Pembinaan

Menanggapi rencana Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang akan menegur Kepala OPD Pemprov Jabar yang tidak hadir rapat paripurna, kata Berli Hamdani,

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melayani pertanyaan wartawan di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin (12/8). 

Selain itu terlihat sejumlah jajaran pejabat Setda Pemprov Jabar.

Hingga menjelang waktu Salat Jumat, interupsi terus disampaikan oleh sejumlah anggota dewan lainnya.

 Rapat Paripurna DPRD Jabar Hujan Interupsi, Banyak Kepala OPD Pemprov Jabar Tak Hadir

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghadiri opening ceremony 12th China-ASEAN Conference on People to People Friendship Organizations (CACPPFO) di Hotel Mason Pine Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat, Senin (11/11/19). (Foto: Yana/Humas Jabar)
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghadiri opening ceremony 12th China-ASEAN Conference on People to People Friendship Organizations (CACPPFO) di Hotel Mason Pine Kota Baru Parahyangan, Kab. Bandung Barat, Senin (11/11/19). (Foto: Yana/Humas Jabar) (Istimewa)

Ridwan Kamil akan menegur

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan siap menghukum para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tidak menghadiri rapat paripurna DPRD Jabar, Jumat (15/11/2019).

Dalam rapat paripurna DPRD Jabar tersebut, Pemprov Jabar dan DPRD Jabar membahas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020.

Gubernur yang akrab yang disapa Emil ini mengatakan, berkali-kali dirinya telah menegur para kepala OPD ini.

Mereka yang tidak hadir pun akhirnya beralasan kerja dinas di luar kota dan lainnya.

"Saya punya mekanisme untuk menghukum orang yang tidak disiplin dalam manajemen itu, salah satunya teguran. Kedua, bisa saya potong saja pendapatannya karena itu ada mekanisme yang kita lakukan," kata Ridwan Kamil seusai paripurna tersebut.

Hukuman tersebut sebagai bentuk peringatakn kepada kepala OPD untuk selalu menghormati dan hadir di forum saat Gubernur mempertanggungjawabkan anggaran-anggaran yang mereka pakai.

"Saya kecewa juga. Ketiga kali saya tegur selalu hadirnya sedikit. Saya sudah putuskan, nanti ada peraturan baru tentang kedisiplinan PNS, salah satu poinnya berpengaruh ke pendapatan. Jadi yang tidak datang, salah satu hukumannya TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan)-nya saya potong juga. Sambil tidak boleh ulangi lagi kejadian di forum penting seperti ini," katanya.

 Inilah Foto Penampakan Kolam Renang yang Lagi Dibangun di Rumah Dinas Ridwan Kamil, Bentuk Memanjang

 Gubernur Jabar Ridwan Kamil Posting Soal Kolam Renang Gedung Pakuan,Jelaskan Alasannya Panjang Lebar

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPRD Jabar dengan agenda Jawaban Gubernur Jawa Barat terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020, diwarnai hujan interupsi karena kepala OPD banyak yang absen dalam rapat paripurna tersebut.

Hujan interupsi dari sejumlah anggota DPRD Jawa Barat terjadi usai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selesai membacakan draf jawaban terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved