Ribuan Ikan di Selokan Desa Jadi Daya Tarik Warga
Ada pemandangan berbeda yang terjadi di Blok Kulon, Desa Palir, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, sejak satu bulan terakhir ini.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
"Kalau semua disebar ikan, saya juga siap untuk menjaga," katanya.
Seorang pelintas dari Kecamatan Sumber, Yuni Yuningsih (40), mengatakan, kalau ia sengaja datang ke lokasi tersebut untuk melihat ikan bersama kedua buah hatinya, karena sebelumnya sudah ramai diperbincangkan di media sosial.
"Lihat status whatsapp teman, yasudah berangkat melihat. Ternyata bagus juga, kreatif," katanya.
Kepala Desa Palir, Durakman, mengatakan, ribuan ikan tersebut sengaja ditebar untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Hal tersebut diperuntukkan, terutama bagi masyarakat yang sering membuang sampah ke selokan.
"Kami inisiasi di saluran drainase di Blok Kulon, kami tanami ikan hias jenis nila dan emas," kata Durakman.
Jumlah ikan yang ditebar di saluran tersebut, kata Durakman, sebanyak 250 kilogram, dengan lebar kolam selokan sepanjang 50 meter.
Ia menambahkan, di 2020 nanti, Pemerintah Desa Cipali akan menambah kembali ikan yang akan ditebar ke saluran drainase.
"Semuanya menggunakan dana desa dan dibuat untuk kepentingan masyarakat," katanya.
Durakman, mengatakan, dalam kurun waktu satu bulan, sebagian masyarakat desa mulai sadar dan tidak lagi membuang sampah di selokan atau saluran drainase.
"Sekarang, kalau ada sampah yang menyumbat pun sekarang dibersihkan oleh warga, mereka semua sudah inisiatif," kata Durakman.
Selain itu, kata Durakman, penebaran ikan tersebut pun ramai di media sosial, sehingga menjadi sasaran warga untuk melakukan swafoto.
"Tahun depan kami tambah ikan lagi, lele dan patin. Supaya terus menjadi daya tarik," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ikan-nila.jpg)