Tak Dipanggil Presiden Jokowi Untuk Jadi Menteri Lagi, Begini Tanggapan Enggartiasto Lukita
Tak Dipanggil Presiden Jokowi Untuk Jadi Menteri Lagi, Begini Tanggapan Enggartiasto Lukita
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Presiden RI, Joko Widodo, telah melantik 34 menteri dan empat pejabat setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Maju pada pekan lalu.
Dari 38 orang yang dilantik Jokowi itu ada yang dipertahankan dari Kabinet Indonesia Kerja dan sebagian lainnya merupakan wajah baru.
• Foto-foto Laga Babak Pertama Kalteng Putra vs Persib Bandung, Kevin Cetak Gol untuk Persib 1-0
Salah satu di antaranya ialah Enggartiasto Lukita yang menjabat Menteri Perdagangan RI dalam Kabinet Indonesia Kerja.
• VIDEO - Banjir di Kelurahan Cibadak Kota Bandung, 100 Rumah Terendam dan Perabotan Hancur
Pria yang akrab disapa Enggar itu tidak masuk dalam deretan menteri di Kabinet Indonesia Kerja.
Kini, jabatan Menteri Perdagangan RI dipercayakan kepada Agus Suparmanto.
Enggar pun menyampaikan kesan-kesannya selama menjabat Menteri Perdagangan RI sejak tiga tahun terakhir.
Menurut dia, tidak ada pekerjaan di Kemendag RI yang selesai karena harus tetap berlanjut.
• Pria Ini Tega Memperkosa Delapan Perempuan Dari Tahun 2016, Ada Korban Yang Masih Anak-anak
"Misalnya, Presiden memerintahkan untuk membuka pasar ekspor baru, itu yang enggak pernah selesai," ujar Enggartiasto Lukita saat ditemui usai Bedah Buku Pak Enggar karya Rio Abdurachman P di Hotel Luxton, Jl Kartini, Kota Cirebon, Jumat (1/11/2019).
Ia mengatakan, banyak akses pasar ekspor yang harus digali dan dilakukan penjajakan melalui kerja sama dengan berbagai negara.
Pasar ekspor tidak akan terbuka jika tidak ada perjanjian antara kedua negara.
• Dylan Carr Koma Karena Kecelakaan & Mobil Nyangkut di Kolong Truk, Ayahnya Ungkap Kondisi Sang Anak
Karenanya, selama menjabat Menteri Perdagangan RI Enggar bertindak cepat dan menjalin kerja sama perdagangan dengan berbagai negara.
"Tiga tahun saya menjabat Mendag berhasil meneken 15 perjanjian," kata Enggartiasto Lukita.
Selain itu, ada 13 perjanjian lagi yang belum ditandatangani tetapi telah dilakukan penjajakan awal.
Ia berharap, hal tersebut agar segera ditindaklanjuti oleh jajaran Kemendag RI ke depan.
• Coffee Shop Kopi Senyum Buka Geria Ke-4 di Bandung, Adakan Bagi-bagi Gratis Satu Toren Es Kopi