KREATIF, Santri di Majalengka Sulap Olahan Biji Durian Jadi Pangsit dan Cocok Jadi Oleh-oleh

Durian adalah tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan

KREATIF, Santri di Majalengka Sulap Olahan Biji Durian Jadi Pangsit dan Cocok Jadi Oleh-oleh
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Olahan dari biji durian 

Proses ini untuk benar-benar menghilangkan kulit-kuliat bagian luar yang masih menempel.

"Biji yang sudah bersih, dimasukan ke air yang sudah mendidih. Tunggu sekitar 20 menit untuk perebusan agar biji durian tidak terlalu keras," ucap dia.

Setelah menunggu sekitar 20 menit, proses selanjutnya, yakni memblender semua biji durian dan jangan lupa diberi sedikit air.

Dalam proses pemblenderan itu, semua biji durian akan sedikit menggumpal.

Proses lainnya, buatlah adonan yang terdiri dari beberapa tepung, yaitu tepung biasa, tepung tapioka dan terigu.

"Adonan itu di aduk, lalu semua biji yang telah di blender dicampurkan ke dalam adonan. Tidak lupa, daging yang tadinya ditiriskan dengan bijinya ikut dicampurkan ke dalam adonan tersebut," kata Abdul.

Setelah semua tercampur, adonan itu terus diaduk hingga menjadi gumpalan yang nantinya dapat dibentuk sesuai keinginan.

Abdul menyampaikan, hingga saat ini pemasaran hasil olahan durian itu masih dalam ranah dalam kota.

Dikatakan dia, waktu produksi yang dibilang masih seumur jagung menjadi faktor penyebabnya.

"Setiap minggunya, kami dapat menjual pangsit ini sebanyak 200 pcs. Dengan harga yang masih terbilang terjangkau, yakni Rp 15 ribu, menjadi alternatif para penikmat makanan ringan untuk mencicipi olahan durian tersebut," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved