Indramayu Kembali Dipimpin Hanya Oleh Wakil Bupati, DPRD Indramayu Beri Tanggapan Begini

Indramayu Kembali Dipimpin Hanya Oleh Wakil Bupati, DPRD Indramayu Beri Tanggapan Begini

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, M. Sholihin, Kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu kembali hanya dipimpin oleh satu orang pemimpin seusai Bupati Indramayu, Supendi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Supendi diketahui menjadi salah satu oknum yang menerima suap dalam pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Indramayu Tahun 2019.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, M. Sholihin mengatakan, kembali dipimpinnya Kabupaten Indramayu oleh satu orang pemimpin tentu akan berdampak pada terkendalanya roda pemerintahan.

OTT KPK Soal Suap Proyek Jalan, Bupati Indramayu Supendi: Saya Mohon Maaf Belum Bisa Bawa Perubahan

Bupatinya Tertangkap KPK, Warga Indramayu Kini Harus Rasakan Kembali Tak Lengkap Pemimpinnya

"Saya kira dalam kepimpinan itu tentu ada Bupati dan Wakil, pasti ada kekurangan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/10/2019).

Meski demikian, ia berharap di sisa waktu masa jabatan yang tersisa 14 bulan ini Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat bisa memaksimalkan fungsi dan peran sebagai Bupati Indramayu untuk melayani masyarakat.

Taufik Hidayat sendiri digadang-gadang akan menjadi Plt Bupati Indramayu seusai ditetapkannya Supendi sebagai tersangka.

Jusuf Kalla Blak-blakan Ke Najwa Sihab Soal Tugas Wapres : Saya Bukan Ban Serep Jokowi

Adapun dalam menjalani sisa jabatan itu, Taufik Hidayat tidak bisa memiliki pendamping.

Disebutkan M. Sholihin, karena untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Supendi sesuai regulasi hanya bisa dilakukan jika rentang waktu sisa masa jabatan minimal 18 bulan.

Dalam kasus ini pasca-ditetapkannya Supendi sebagai tersangka terhitung dari Oktober 2019 hanya menyisakan waktu 14 bulan saja, sisa waktu itu kurang dari regulasi yang berlaku.

M. Sholihin berharap, kasus yang melibatkan Supendi sekarang ini harus diambil pelajaran agar kedepan kasus serupa tidak lagi terjadi di Kabupaten Indramayu.

"Saya yakin semua tidak ingin kejadian ini terjadi, mudah-mudahan ini jadi intropeksi kita semua untuk menata Indramayu menjadi lebih baik," ucap dia.

VIRAL Seorang Pria Cekoki Miras Kepada Kucing Hingga Kejang-kejang: Semoga Tidak Tenang Di Sana

Di tempat berbeda, Wakil Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat SK pengangkatan dirinya sebagai Plt Bupati.

Namun, Taufik Hidayat menegaskan akan mengemban tugas yang diberikan sebaik mungkin di sisa masa jabatan yang tersisa.

"Untuk langkah-langkah tentu kita akan melanjutkan program yang sudah berjalan," ucap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Indramayu baru merasakan kembali dipimpin oleh dua orang pemimpin, yakni Bupati dan Wakil Bupati.

ANAK Durhaka Tega Jual Ibunya Yang Sedang Sakit Rp 10.000 Dijual Karena Nyusahin, Banjir Hujatan

Namun, hal itu hanya bisa dirasakan selama dua pekan saja setelah Bupati Indramayu dicokok KPK karena tersandung kasus suap.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved