OTT Bupati Indramayu

Sudah Diingatkan Ridwan Kamil Supaya Tidak Korupsi, Bupati Indramayu Supendi Kena OTT KPK

Ridwan Kamil menegaskan bahwa kepala daerah dan aparatur sipil negara harus memegang tiga nilai dasar yaitu profesional, integritas, dan melayani sepe

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Suasana saat KPK OTT Bupati Indramayu, Supendi, Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 03.00 WIB. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Bupati Indramayu Supendi terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Selasa (15/10/2019) dini hari. Bersama tujuh orang lainnya, Supendi langsung diangkut ke markas KPK di Jakarta. Diduga penangkapan ini terkait kasus suap untuk proyek Dinas PUPR.

Supendi  baru duduk menjadi Bupati Indramayu selama 10 bulan menggantikan Anna Sophanah yang mengundurkan diri. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas nama Presiden Republik Indonesia, melantik Supendi sebagai Bupati Indramayu Sisa Masa Jabatan 2016-2021.

Pelantikan ini sesuai amanat Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32/7860/Otda tanggal 1 Oktober 2018 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32-157 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Indramayu Povinsi Jawa Barat yang ditetapkan di Jakarta, 24 Januari 2019.

Saat itu, ada tiga pesan utama yang disampaikan Ridwan Kamil dalam amanatnya di acara pelantikan pada (8/2/2019) tersebut. Pertama, Ridwan Kamil berpesan agar Supendi bisa menjadi pemimpin yang memiliki integritas tinggi. Kemudian Supendi diminta melayani masyarakat, memperkuat koordinasi, dan terus berinovasi dalam melayani masyarakat

Ridwan Kamil menegaskan bahwa kepala daerah dan aparatur sipil negara harus memegang tiga nilai dasar yaitu profesional, integritas, dan melayani sepenuh hati. Kepala daerah, lanjutnya, juga harus menjadi pribadi yang kuat dan berani untuk tidak melakukan perilaku koruptif.

"Ini agar tidak terulang lagi kejadian operasi tangkap tangan oleh KPK di lingkungan pemerintah daerah di Jawa Barat. Mohon pelajari hikmah dari pemimpin-pemimpin sebelumnya, ambil yang baik untuk diteladani dan yang kurang baik jadikan introspeksi," katanya.

VIDEO MIYABI Alias Maria Ozawa Mantan Artis Film Panas Jepang, Lihat Perubahan Bentuk Tubuhnya

Belum Juga Selesai, Warga Akui Sering Diganggu Mahluk Halus saat Proses Revitalisasi Tanggul Cimanuk

Selain itu, Ridwan Kamil mengatakan bahwa di masa kepemimpinannya, reformasi birokrasi Pemerintah Daerah Provinsi Jabar harus mencapai kesuksesan, termasuk reformasi dengan digital dan cepat merespons pengaduan masyarakat.

Terkait dengan penangkapan Supendi oleh KPK ini, Plh Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan dirinya sangat prihatin karena Bupati Indramayu Supendi terkena operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (15/10/2019). Uu memastikan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Indramayu tetap berjalan lancar.

Bupati Indramayu, Supendi terjaring OTT KPK Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.
Bupati Indramayu, Supendi terjaring OTT KPK Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 03.00 WIB. (ISTIMEWA)

"Saya turut prihatin dengan kejadian semacam ini. Mudah-mudahan birokrat yang ada di Jabar tidak ada lagi yang mengalami hal semacam ini. Saya meminta semua lapisan masyarakat terutama yang memiliki konektivitas dengan pejabat, juga untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang membahayakan," kata Uu di Gedung Sate, Selasa (15/10).

Vanessa Angel Beraksi Lagi, Netizen Sampai Heran Atas Tingkahnya Yang Selalu Pertontonkan Belahan

FOTO Terbaru Sara Wijayanto Tanpa Makeup Curi Perhatian, Dibilang Cantik Bagai Bidadari, Mau Lihat?

Uu mengatakan Wakil Bupati Indramayu yang baru saja dilantik akan menggantikan sementara posisi Supendi. Taufik Hidayat sebelumnya dilantik sebagai Wakil Bupati Indramayu sisa masa jabatan 2016-2021, Selasa (1/10). Pemerintahan Kabupaten Indramayu pun, katanya, akan terus berjalan di bawah sekda.

"Sudah ada Wakil Bupati Indramayu, sudah dilantik. Kalau masalah pemerintahan, kami yakin tidak akan stagnan karena yang berlaku kepemimpinan di sana, ada sekda dan lainnya," katanya. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved