Bupati Indramayu Supendi Kena OTT KPK, Wabupnya Bilang Begini dan Berikan Imbauan pada ASN
Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat meminta Kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK yang melibatkan 8 orang
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat meminta Kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK yang melibatkan 8 orang pada hari ini harus dijadikan sebuah pelajaran berharga.
Diketahui dalam OTT itu, KPK mengamankan sebanyak delapan orang pada Selasa (15/10/2019) dini hari.
Delapan orang itu terdiri dari Bupati Indramayu, ajudan bupati, pegawai, rekanan, Kepala Dinas PU Indramayu, serta pejabat Dinas PU Indramayu lainnya.
Taufik Hidayat menyampaikan, dalam menjalankan tugasnya, seorang ASN harus berpegang teguh kepada sumpah dan janji.
"Imbauan kepada ASN, kami tetap harus berpegang teguh pada sumpah janji ASN," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Selasa (15/10/2019).
Terlebih sebagai seorang yang bekerja di instansi pemerintahan, menurut Taufik Hidayat seorang ASN mesti menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
Sementara itu, dirinya menegaskan, kejadian OTT oleh KPK yang menimpa orang nomor 1 di Kabupaten Indramayu tidak akan menghambat pada roda pemerintahan di Kabupaten Indramayu.
• Ini Daftar 5 Orang yang Dibawa KPK Ke Jakarta Dalam Kasus OTT Bupati Indramayu Supendi
• Sudah Diingatkan Ridwan Kamil Supaya Tidak Korupsi, Bupati Indramayu Supendi Kena OTT KPK
• KRONOLOGI OTT KPK Bupati Indramayu Supendi Beserta 4 Orang lainnya, Uang Rp 50 Juta Diamankan
Selain itu, pelayanan publik pun dipastikan Taufik Hidayat akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Seperti biasa, pelayanan publik tetap berjalan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan asisten daerah, tetap insya Allah tidak ada masalah apa-apa," ucapnya. (*)