JELANG Inter Milan vs Juventus Akhir Pekan Ini, Antonio Conte Alami Perang Batin Hadapi Mantan Tim
Memiliki tinggi 178 cm, berat 73 kg, Antonio Conte bukanlah sosok yang terlalu besar sebagai pesepak bola. Ia bahkan terlihat agak kurus
Dari kubu Inter pun ada penolakan, meski tak sekeras dari Juve.
Marco Materazzi di awal penunjukkan mengingatkan, “saya harap Conte bisa memenangi hati interista, yang pasti tak akan mudah. Masa lalu tak bisa dihapus atau dilupakan.”
“Namun, bila rasa lapar, komitmen dan hasrat Conte buat memenangi sesuatu dengan warna biru-hitam terwujud, ia akan dicintai oleh fan. Bola ada di tangannya buat memenangi kepercayan fan Inter,” ucap Materazzi lagi.
Hingga 6 giornata, rasanya fan Inter sudah melihat Conte memang profesional dalam menjalani pekerjaannya. Karakter petarung yang ia miliki sebagai pemain sudah terlihat di Inter.
Pun dengan agresivitas plus sikap enggan menyerah.
Ujian besar Mister Conte hadir pada Ahad (6/10/2019) ketika Juventus datang ke Giuseppe Meazza. Inilah saat kepala dan hati harus berbenturan.
Kepala jelas menginginkan Inter menang demi profesionalitas serta reputasi sebagai pelatih top, sementara hati jelas mau Juventus menang dan terus mendominasi Italia.
Tetapi, seperti slogan Inter musim ini, “not for everyone”, Conte memang bukan pelatih sembarangan. Tak semua orang punya nyali sebesar dirinya.
Legenda Juventus, yang melatih Inter, dan bertekad mengembalikan kejayaan I Nerazzurri plus menghentikan monopoli Si Nyonya Tua.
Ada yang bilang, satu-satunya sosok yang bisa menghentikan dominasi Juventus di Serie A adalah sosok yang pertama kali menciptakannya: Conte!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/conte.jpg)