Dapat Bisikan Gaib, Pria Ini Masuk ke Kamar Mayat & Setubuhi Jenazah Wanita, Nasibnya Berakhir Sial

Dapat Bisikan Gaib, Pria Ini Masuk ke Kamar Mayat & Setubuhi Jenazah Wanita, Nasibnya Berakhir Sial

Tribun Batam
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM- Sedih Pasangan Meninggal, Pria Ini Ngamuk Saat Pergoki Jenazah Istrinya Diperkosa Perawat Pria 

Tak mudah dilewati saat kita kehilangan orang terkasih, apalagi itu adalah pasangan sendiri.

Seperti halnya yang dialami oleh seorang pria di La Paz, Bolivia yang tengah dirundung duka setelah istri yang amat dicintainya meninggal dunia.

Penderita Diabetes Kakinya Bisa Diamputasi Karena Luka, Ini Cara Ampuh Untuk Merawat Luka Diabetes

Kesedihannya pun bercampur dengan amarah ketika dirinya memergoki seorang perawat pria melakukan hal yang tidak pantas dengan jenazah istrinya di rumah sakit.

Kepala kepolisian La Paz Douglas Uzquinano mengatakan, insiden itu terjadi sekitar satu jam setelah perempuan itu meninggal dunia di Hospital de Clinicas di La Paz pada Senin lalu.

RAMALAN Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 3 Oktober 2019, Aquarius Patah Hati, Gemini Waspada Dimanfaatkan

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah perempuan itu kemudian dipindahkan ke kamar mayat rumah sakit tersebut.

"Kerabat perempuan yang meninggal dunia itu pergi ke rumah sakit untuk mengurus utang piutang perempuan itu agar uangnya bisa digunakan untuk membayar biaya rumah sakit," kata Douglas.

Douglas mengatakan, suami perempuan itu juga datang kembali ke rumah sakit demi melihat istrinya untuk kali yang terakhir.

Sosok Sebenarnya Suami Nella Kharisma Akhirnya Terungkap, Bukan Orang Sembarangan

Namun, ia justru mendapati sang perawat yang disebut bernama Grover Macuchapi (27), tengah berbuat tak senonoh dengan jenazah istrinya.

"Saya melihat apa yang dilakukanya dan langsung memukul dia.
Dia mencoba kabur tetapi sulit karena celananya melorot," ujar pria yang tak disebutkan namanya itu.

Setelah puas memukuli perawat itu barulah pria yang sedang berduka tersebut melapor ke polisi yang langsung menangkap si perawat.

Di hadapan polisi, perawat pria tersebut mengatakan ia merasakan seolah-olah ada yang menuntunnya ke kamar mayat untuk melakukan perbuatan tercela itu.

"Ada sesuatu terjadi. Semua seperti mimpi. Hal berikutnya yang saya tahu adalah merasakan hantaman di bagian belakang kepala akibat pukulan suami perempuan itu," kata Machucapi.

Nasib Sial Atta Halilintar Bermasalah dengan DJ Bebby Fey: Kerugian Saya Bukan Kerugian Biasa

Perempuan yang tak disebutkan namanya itu meninggal dunia dalam usia 28 tahun, hanya satu jam sebelum sang perawat memperkosanya.

Sementara itu, jaksa penuntut mengatakan Machucapi tak bisa dijerat dengan tuduhan melakukan necrofilia atau berhubungan seks dengan jenazah.

Hal itu tak bisa dilakukan karena undang-undang yang mengatur masalah necrofilia ini tak ada di Bolivia.

Gagal setubuhi mayat karena tak bisa ereksi

Seorang pria Malaysia menjadi bahan pembicaraan setelah kasus kejahatan yang dilakukannya pada 2016 silam digelar di persidangan lanjutan, Rabu (18/9/2019).

Boh Soon Ho (51) diadili atas kasus pembunuhan yang menewaskan Zhang Huaxiang (28), seorang wanita asal China.

Dilansir dari Kompas.com, pelaku dan korban bertemu dan saling mengenal di Singapura. Boh membunuh Zhang karena cemburu.

Abash Pacar Lucinta Luna Berani Buka Baju, Jawab Tantangan Netizen, Bagian Tubuh Ini Disorot

Pelaku bahkan nekat mencoba menyetubuhi jenazah korban setelah dia bunuh.

Diberitakan The Straits Times, pembunuhan itu terjadi pada 21 Maret 2016 silam.

Berawal dari pertemuan Boh dengan Zhang saat keduanya sama-sama bekerja di sebuah kafe di hotel di Singapura pada 2011.

Saat itu Zhang, yang merupakan penerima beasiswa dari pemerintah Singapura pada tahun 2009, bekerja paruh waktu di kafe.

Zhang belajar di jurusan ilmu keperawatan. Seiring berjalannya waktu, Boh dan Zhang semakin akrab dan kerap pergi bersama.

Emak-emak Nekat Sediakan Bilik Asmara Rp 50.000 & Jasa Seksual, Sehari Bisa Ada 10 Pasangan Ngamar

Pria itu pun jatuh hati pada perempuan yang terpaut 20 tahun lebih muda itu. Boh menganggap Zhang sebagai kekasihnya, namun perempuan itu menganggapnya hanya sebagai teman.

Kegelisahan Boh mulai muncul setelah Zhang menjadi semakin jauh darinya dan dia pun mulai sering mengamati Zhang di apartemen tempat tinggalnya.

Boh melihat Zhang keluar dari apartemen bersama dengan seorang pria. Cemburu dan merasa telah dikhianati, Boh merencanakan untuk bertemu dengan Zhang secara empat mata.

Pada 21 Maret 2016, Boh mengundang wanita yang sehari-hari berprofesi sebagai perawat di sebuah rumah sakit universitas itu untuk makan siang di apartemen yang disewanya di Circuit Road, Singapura Timur.

Istri Sah Kaget Temukan Kondom Bekas, Ternyata Dipakai Suami Untuk Setubuhi Adiknya Berkali-kali

Awalnya keduanya hanya berbincang sambil makan malam. Namun kemudian Boh mengajak Zhang untuk berhubungan intim yang langsung dijawab dengan penolakan.

Keduanya bertengkar dengan Boh mencoba menanyai Zhang tentang hubungannya dengan pria lain, termasuk mantan kekasihnya di China. 

Boh sempat beberapa kali mencoba mencium dan memaksa menyentuh Zhang hingga akhirnya pria itu hilang kendali dan mencekik korban hingga tewas menggunakan handuk.

Memang Enak Sarapan Makan Gorengan Sambil Minum Kopi, tapi Penyakit Mengerikan Ini Menanti

Melihat korban yang sudah tak bergerak, pikiran jahat Boh masih menguasai hingga akhirnya dia menelanjangi jenazah korban dan mencoba menyetubuhinya.

Namun niat itu batal dilakukan setelah pelaku tak kunjung merasakan ereksi. Pelaku juga sempat mengambil beberapa foto jasad korban.

Keesokan harinya, pada 22 Maret 2016, pelaku berniat membuang jenazah korban menggunakan koper, namun gagal karena tubuh korban sudah kaku.

Fashion Show Batik Paoman Digelar di Indramayu, Para Peserta Lakukan Catwalk

Boh juga sempat berpikir ingin memutilasi tubuh korban. Pelaku akhirnya meninggalkan jenazah korban di kamar apartemen, sementara dia melarikan diri dengan kembali ke Malaysia.

Boh menghubungi pemilik apartemen yang kemudian menemukan jenazah korban pada sore di hari yang sama. Boh juga menghubungi pemilik apartemen untuk mengakui perbuatannya pada 23 Maret 2016.

Kepolisian Malaysia menciduk Boh pada 4 April 2016 ketika dia sedang makan malam di sebuah restoran dan dia diekstradisi ke Singapura sehari kemudian.

Laporan dari Institusi Kesehatan Mental memastikan Boh tidak mengalami gangguan jiwa. Dia pun terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atas tindak kejahatan yang dilakukannya. (Tribunsumsel/Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved