Sabtu, 2 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Dua Ruang Kelas SMPN 2 Plumbon Ambruk, Dewan Pendidikan Minta Disdik Cirebon Bertanggung Jawab

Dua ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Plumbon 2 di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon

Tayang:
Istimewa
Dua Kelas SMPN Plumbon ambruk 

Laporan wartawan Tribun Cirebon, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dua ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Plumbon 2 di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, ambruk pada Selasa siang (1/10/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Cirebon, dua ruang kelas yang mengalami kerusakan berada di bagian pojok sekolah, ‎dan dua ruangan tersebut merupakan kelas VII I dan VII J.

Robohnya dua ruang kelas itu terjadi pada saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Ambruknya bagian bangunan tepat di bagian atap dan puing bangunan, hingga saat ini masih tampak berserakan memenuhi bagian dalam koridor ruang kelas.

Dua Kelas SMPN Plumbon ambruk
Dua Kelas SMPN Plumbon ambruk (Istimewa)

Untuk menghindari warga sekitar memasuki lokasi kejadian, Polres Cirebon pun memasang garis polisi, karena beberapa material bangunan masih berjatuhan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cirebon, Aceng Sudarman, mengatakan, renovasi terakhir dilakukan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Cirebon pada 2006.

"Bangunan yang lebih dari 10 tahun harusnya diperbaiki‎. Saya lihat pun di sekolah banyak bagian lain yang rusak, cuma dibiarkan," kata Aceng di SMPN 2 Plumbon, Rabu (2/10/2019).

Aceng mengatakan, seharusnya pihak sekolah melaporkan kondisi tersebut kepada dinas pendidikan, sehingga bangunan sekolah tidak‎ mengalami kerusakan dan menelan korban.

"Pihak sekolah harus berani dan disdik harus bertanggung jawab. Jangan sampai ada kejadian baru diperbaiki," katanya.

Terkait hal tersebut, ‎Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi, baik via telepon atau pun pesan singkat.

Salah satu korban selamat,‎ Muhamad Rifdho Sanjaya (11), mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pukul 13.00 saat tengah mengikuti mata pelajaran Teknologi dan Informatika (TIK).

"Sebelum ambruk, kedengar suara krekek-krekek begitu. Pas sudah mendengar ada barang jatuh, langsung lari ke luar," kata Rifdho siswa kelas VII J, di lokasi kejadian.

Rifdho bercerita kalau ia tidak mengalami luka sedikit pun, lantaran langsung menyelamatkan diri dan duduk di posisi paling depan, berdekatan dekat pintu keluar.

Dua ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Plumbon di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa siang (1/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, roboh.
Dua ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Plumbon di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa siang (1/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, roboh. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

‎Saat kejadian tersebut berlangsung, Rifdho mengaku sangat ketakutan karena mendengar suara jeritan meminta tolong, terutama teman-temannya yang berjarak jauh dengan pintu keluar.

"Saya tidak kepikiran apa-apa, sing penting‎ keluar terus menyelamatkan diri," katanya.

Muhamad Arif‎ (11), siswa kelas VII I, mengaku, kalau ia mengalami luka ringan di bagian kepala dan lengan akibat reruntuhan puing bangunan.

"Kalau ngebayangin suka takut, kan pas lagi belajar," katanya.

Kesaksian Rifdho, Korban Selamat Kelas SMPN 2 Plumbon yang Ambruk : Kedengar Suara Krekek-krekek

BREAKING NEWS, 2 Ruang Kelas di SMPN 2 Ambruk Saat Kegiatan Belajar, Banyak Siswa Jadi Korban

Langit-Langit Kelas Mau Ambruk, Terpaksa Disangga Dua Batang Bambu Agar Murid Bisa Tetap Belajar

‎Akibat kejadian tersebut,14 orang dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon (luka berat), enam orang di puskesmas (luka sedang), dan 30 orang mendapatkan perawatan dari lokasi kejadian (luka ringan). (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved