Ada Perbaikan Drainase dan Trotoar di Jalan Tuparev, Warga Keluhkan Kemacetan Setiap Hari
Kemacetan kerap terjadi di ruas Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon sebelum persimpangan antara Jalan Tuparev
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kemacetan kerap terjadi di ruas Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon sebelum persimpangan antara Jalan Tuparev dengan Jalan Kartini, sejak dua bulan terakhir.
Proyek perbaikan trotoar dan drainase tersebut dianggap oleh sebagian pengendara, sebagai salah satu penyebab kemacetan terutama dari Kabupaten Cirebon menuju Kota Cirebon.
Pantauan Tribun Jabar, Rabu (25/9/2019), proyek tersebut memakan hampir sebagian bahu jalan, lantaran material galian serta alat untuk perbaikan disimpan oleh para pekerja dibahu jalan.
Selain itu, keberadaan parkir liar di bahu jalan pun menjadi salah satu penyebab antrean kendaraan.
Warno (39), warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, mengatakan, kemacetan terparah terjadi pada waktu akhir pekan, karena jalur tersebut merupakan salah satu jalur utama menuju Kota Cirebon.
"Sebelum ada perbaikan, itu memang sudah macet. Sekarang ditambah adanya perbaikan," kata Warno di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/9/2019).
Warga lainnya, Aisyah (36), mengatakan, adanya aktivitas perbaikan drainase tersebut dianggap menganggu aktivitas warga, karena menghambat aktivitas jual beli, lantaran daerah Jalan Tuparev merupakan pusat pertokoan.
• Pecah Kemacetan di Pusat Kota Bandung, Pemprov Jabar Bangun 2 Jembatan Layang Senilai Rp 77,9 Miliar
• H+6 Lebaran, Kepadatan Kendaraan Masih Terjadi, Titik Awal Kemacetan Berada di Wilayah Karawang
• Viral di Medsos, Negeri di Atas Awan Gunung Luhur Citorek Dipadati Pengunjung, Macet 7 Kilometer
Maka dari itu, kata Aisyah, berharap pengerjaan proyek perbaikan tersebut untuk segera dirampungkan, lantaran menghambat aktivitas warga, terutama pengendara.
"Perbaikan jangan lama-lama, kasihan masyarakat," katanya.
Warga Kabupaten Cirebon mendesak, proyek pengerjaan trotoar dan drainase di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, dilakukan pada waktu malam hari untuk menghindari kemacetan.
Haryadi (52), Warga Desa Pilang Sari, Kecamatan Kedawung, mengatakan, Jalan Tuparev adalah jalan yang setiap hari banyak dilintasi oleh warga baik dari Kabupaten Cirebon atau pun Kota Cirebon.
"Jadi macet kan kalau dikerjakan pada siang hari. Kalau malam mungkin tidak, karena jalan juga mulai sepi," kata Haryadi di Jalan Tuparev, Rabu (25/9/2019).
Haryadi mengatakan, selain menyebabkan kemacetan, proyek tersebut menimbulkan pencemaran udara, lantaran debu dari material berterbangan hingga terhirup.
"Warga tidak menolak pembangunan, tapi harus dilihat lah dampaknya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/trotoar.jpg)