Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pembeli Hewan Kurban Disarankan Beli Hewan Yang Sudah Dilabeli Layak, Begini Kata DPKH Indramayu

Menjelang Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu melakukan sidak di sejumlah peternak

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sapi-sapi di Kuswanto Farm saat dilakukan sidak kesehatan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu, Senin (5/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Menjelang Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu melakukan sidak di sejumlah peternak di Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu, Joko Pramono mengatakan, sidak ini dilakukan untuk memeriksa kesehatan fisik hewan-hewan agar layak untuk dikurbankan.

"Pemeriksaan kali ini adalah antemortem yaitu pemeriksaan fisik luar hewan," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Kuswanto Farm di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Senin (5/8/2019).

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, sejumlah petugas dari Dokter Hewan dan paramedik melakukan pemeriksaan kepada hewan-hewan tersebut, meliputi pemeriksaan fisik untuk mengecek apakah ada bagian tubuh hewan yang cacat atau tidak, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata, dan lain-lain.

Setelah dinyatakan sehat, hewan-hewan itu dilabeli dengan kalung sehat pada leher masing-masing hewan.

Dinas Peternakan Indramayu Akan Lakukan 2 Hal Ini Saat Sidak ke Lapak Penjual Hewan Kurban

Jelang Hari Raya Iduladha, DPPKP Cirebon Sidak Lapak Penjual Kurban, Hingga Tandai Hewan Yang Layak

Joko Pramono menyampaikan, dalam sidak kali ini pihaknya mendapat sebanyak 27 ekor domba yang mengalami sakit mata dan sebanyak 2 ekor domba mengalami penyakit orf atau penyakit yang ditandai dengan terbentuknya lesi basah, bernanah, dan berkeropeng pada moncong dan bibir hewan.

"Untuk sapi alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat," ucap dia.

Adapun bagi hewan kurban yang kondisinya tidak sehat, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tidak melabeli hewan tersebut, hewan-hewan itu kemudian diminta untuk dipisahkan dan tidak dijual kepada pembeli.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada para pedagang untuk segera mengobati hewan-hewan yang sakit. Setelah itu, mereka baru diperbolehkan mengajukan pemeriksaan ulang agar hewan tersebut mendapat label sehat dari Dinas peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu.

Menurut Joko Pramono, sidak kesehatan terhadap hewan kurban ini penting dilakukan, karena mayoritas hewan kurban yang dijual para pedagang mayoritas merupakan hewan yang disuplai dari berbagai daerah di luar Indramayu.

Terlebih, saat perjalanan menuju Kabupaten Indramayu, hewan-hewan sangat rentan terpapar penyakit seperti sakit mata, dan lain-lain.

Dalam sidak ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan akan terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ke seluruh peternak dan pelapak hewan kurban di wilayah Kabupaten Indramayu.

Meski demikian, diakui Joko Pramono, pihaknya masih menemui beberapa kendala, yakni masih ada beberapa pedagang yang hanya menjual satu atau dua ekor hewan kurban, biasanya mereka adalah pedagang domba.

Hal ini membuat pedagang tersebut luput dari pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu.

"Bagi para pembeli kami sarankan untuk membeli hewan kurban yang sudah dilabeli dengan label kesehatan. Tapi pembeli yang membeli di lapak pedagang kecil juga bisa memeriksa kelayakan hewan dari melihat matanya berair atau tidak, moncongnya cacat tidak, giginya sudah tanggal atau tidak," ujar Joko Pramono. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved