Kesehatan Alternatif
Pernah Coba Makan Buah Jamblang? Ternyata Punya Banyak Khasiat, Salah Satunya Turunkan Kolesterol
Jamblang juga berkhasiat meredakan batuk kronik karena asma, batuk rejan, dan batuk yang berkaitan dengan TBC dan nyeri.
TRIBUNCIREBON.COM – Orang Cirebon dan Indramayu pasti kenal banget dengan nama Jamblang (Eugenia cuminni, Merr. atau Syzygium jambolanum Miq.). Daunnya digunakan untuk membungkus nasi, sehingga muncul sebutan Nasi Jamblang. Bahkan Jamblang pun menjadi nama desa.
Jamblang sering juga disebut duwet atau juwet. Juga dikenal sebagai plum jawa (java plum).
Pohon jamblang bisa mencapai tinggi 10 - 20 m dan bergaris tengah 60 cm.
Selama ini mungkin yang paling dikenal dari pohon Jamblang adalah daunnya. Tapi ternyata Jamblang pun berbuah.
Buahnya biru keunguan, lonjong agak segi empat panjangnya 10-20 mm, diameter 5-10 mm, berkulit halus, dan berbiji tunggal.
Buah matang warnanya berubah dari ungu kemerahan menjadi ungu gelap. Rasanya manis asam, agak sepat, sering dimakan sebagai buah atau manisan.
• Pamitan Ria Ricis Dianggap Pansos, Kaesang Hingga Denny Cagur Parodikan Pamit, Sindir Ricis?
• Sempat Heboh Ricis Pamit dari Youtube Lalu Kembali Lagi, Denny Cagur Parodikan Saya Pamit
Ada jenis yang berwarna putih, dinamai duwet putih. Namun jarang ditemui dan kurang populer.
Walaupun rasanya lebih manis, lebih segar, dan kurang sepat. Buah duwet masih satu keluarga dengan jambu air dan cengkih.
Jamblang mengandung asam galat, glukosida phytomelin, dan senyawa tanin.
Asam galat mampu mengerutkan saluran kencing, glukosida phytomelin mempercepat penyembuhan luka, dan senyawa tanin pada biji jamblang bermanfaat untuk menurunkan kolestrol.
• Panggil Presiden Jokowi Dengan Kata Woi, Chef Arnold Dihujat Netizen, Sampai Tutup Akun Twitter
• Chef Arnold Disumpahi Warganet Usahanya Bangkrut Karena Panggil Presiden Jokowi Dengan Kata Woi
Mengandung karbohidrat, berbagai macam vitamin, asam organik, tanin, dan resin merah gelap. Juga terdapat antosianin, salah satu anggota senyawa polifenol.
Buah duwet mempunyai daya antioksidan tinggi. Kemungkinan disebabkan oleh warna ungu atau pigmen ungu yang disebut antosianin.
Daya antioksidan buah duwet dipengaruhi oleh tahapan kematangannya. Pada buah mentah yang masih hijau, daya antioksidannya rendah.
Buah hampir masak berwarna merah dan masih keras, daya antioksidannya meningkat. Buah masak yang berwarna ungu, daya antioksidannya paling tinggi.
Karena itu, buah duwet sebaiknya dikonsumsi pada saat sudah masak.