Sempat Nabrak Tiang Listrik, Pesawat Cessna Jatuh, Dua Korban Telah Ditemukan, Ini Videonya
Sempat Nabrak Tiang Listrik, Pesawat Cessna Jatuh, Dua Korban Telah Ditemukan, Ini Videonya.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
"Korban atas nama Arthur Arfa saat ini dirawat di RSUD Indramayu dan rekannya Salman masih dalam pencarian," ujar Kapolres Indramayu kepada Tribuncirebon.com.
Sempat Nabrak Kabel Listrik
Berdasarkan keterangan saksi mata, Carinih, Kapolres Indramayu mengatakan saksi sedang berada di sawah kemudian mendengar suara keras yang berasal dari pesawat.
Pesawat itu oleng lalu menabrak kabel listrik dan terjun ke arah sungai. Saksi mata lainnya, Warsani Milat melihat ada dua orang korban keluar dari dalam pesawat.
Kapolres menyebut satu orang dapat diselamatkan. Namun, satu korban lainnya atas nama Muhammad Salman Al Farizi saat keluar pesawat terbawa arus Sungai Cimanuk.
• Ini Mitos Yang Ada di Sungai Rambatan Cimanuk Indramayu Menurut Penuturan Warga
Saat ini pihak kepolisian bersama warga, dibantu Badan Nasional penanggulangan bencana (BPBD) Kabupaten Indramayu, dan tim SAR dari Pol Airud Polda Jabar masih melakukan pencarian terhadap korban.
Berdasarkan informasi yang Tribuncirebon.com diterima, pesawat melakukan rute penerbangan lokal dengan POB 2 Orang dan ATD Pkl. 13.45 WIB dari Bandara Cakrabuwana Cirebon dengan ETA 15.15 WIB. (Handhika)(*)
Seluruh korban ditemukan, kini petugas evakuasi pesawat
Kedua korban jatuhnya pesawat milik Angkasa Aviation Academy jenis Cessna 172 dengan Call Sign/ Registrasi : PK-WGU atas nama Arthur Arfa (25) dan rekannya Muhammad Salman Al Farizi sudah ditemukan namun evakuasi masih tetap berlangsung, Selasa (23/7/2019).
Sebelumnya, pesawat tersebut terjatuh di Sungai Rambatan Cimanuk Desa Lamaran Tarung Blok Kijang Satu, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Senin (22/7/2019) kemarin.
• Hafiz/Gloria Berhasil Menang Babak Pertama Japan Open 2019 Usai Bekuk Wakil Malaysia
Kepala Basarnas Jawa Barat, Deden Ridwansah mengatakan, tim kini akan fokus untuk mengevakuasi bangkai pesawat.

"Bangkai pesawat tetap akan kami angkat, insya Allah hari ini semoga bisa selesai," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Dia menyebut, pengangkatan bangkai pesawat akan menggunakan pelampung berupa drum untuk menarik bangkai pesawat.
Menurut Deden, kedalaman sungai sekitar 5 meter dengan ketebalan lumpur, yaitu 30-40 sentimeter. Adapun untuk arus sungai dalam keadaan tenang. (Handhika) (*)