Breaking News:

4 Fakta Terkait Kades Sukahening yang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa Rp 878 Juta

Selain UDA, Kejaksaan Negeri Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, juga mengamankan FAG, anggota tim pelaksana kegiatan desa.

Editor: Machmud Mubarok
KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Kepala Kejaksaan Negeri Singaparna Tasikmalaya, Sri Tatmala Wahanani, sedang memberikan keterangan Pers tersangka korupsi Kepala Desa Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (26/6/2019). 

Saat menjalani pemeriksaan, UDA mengaku telah menyetor uang rasuah ke salah seorang anggota dewan daerah setempat. "Tersangka yang diduga merugikan negara mencapai Rp 878 juta itu ternyata telah menyetor hasil kejahatannya ke salah seorang anggota dewan di DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

"Kami masih dalami dan pekan ini kasusnya akan selesai," kata Sri Tatmala Wahanani, kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Dalam kasus ini, tersangka kepala desa bekerja sama dengan FAG untuk merekayasa anggaran proyek PTP. UDA dan FAG saat ini sudah berstatus tersangka.

Permohonan Ditolak MK, Prabowo: Kami Serahkan Sepenuhnya Kebenaran yang Hakiki pada Allah SWT

3. FAG tak penuhi panggilan kejaksaan 3 kali

FAG akhirnya menyusul UDA, yang sebelumnya telah ditahan di Lapas Kelas II B Tasikmalaya. Petugas menjelaskan, FAG sempat mangkir dari panggilan kejaksaan sebanyak tiga kali.

"Tersangka FAG, sebelumnya tak kooperatif dan tak memenuhi panggilan Kejaksaan selama tiga kali. Baru hari ini dia datang dan langsung dijebloskan ke Lapas Tasik berstatus tahanan titipan Kejaksaan. Dalam kasus ini kita periksa 29 orang saksi," jelas Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Sri Tatmala Wahanani, Kamis (27/6/2019).

Sementara itu, FAG juga membantah pernyataan UDA yang menjelaskan adanya keterlibatan oknum anggota dewan.

"Pernyataan dua tersangka terkait keterlibatan oknum dewan memang berbeda. Tapi, kita sudah kantongi nama oknum tersebut, dan masih diselidiki lebih lanjut," pungkasnya.

Jangan Sampai Anda Terkena Diabetes, Begini Cara Keluarkan Gula Darah di Tubuh dalam Waktu 3 Hari

 4. UDA dititipkan di Lapas Klas II B Tasikmalaya 

Setelah menjalani pemeriksaan, saat ini UDA ditahan di Lapas Kelas II B Tasikmalaya sebagai tahanan titipan kejaksaan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved