TOPIK
Pilpres 2019
-
Menurutnya kehadiran dirinya di persidangan itu untuk memperjuangan keadilan rakyat Indonesia.
-
Lebih lanjut ia menjelaskan alasan Prabowo dan Sandiaga Uno tak hadir.
-
Menurut Arsul, advokat-advokat yang membaca pernyataan itu akan menganggapnya sebagai argumen pengacara yang kalah saja.
-
Begitu juga sebaliknya, misalnya Jokowi bergabung ke Prabowo jika Prabowo menjadi Presiden.
-
Untuk mendukung adanya pelanggaraan itu, pemohon mengajukan saksi, ahli dan alat bukti lainnya ke persidangan.
-
Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Jakarta Jumat (21/6/2019) kemarin.
-
Ahli hukum yang akrab disapa Eddy itu diajukan sebagi ahli oleh Tim Kuasa Hukum Pasangan Jokowi-Maruf Amin.
-
Moeldoko menjelaskan pembekalan yang disampaikan dirinya lebih pada konteks untuk mengingatkan agar para saksi lebih waspada dalam melihat situasi.
-
Dia pun mengaku sudah mendapat izin dari KPPS setempat untuk memantau jalannya pencoblosan di hari itu.
-
Tidak hanya itu, kuasa hukum paslon 02 juga meminta majelis hakim membacakan surat tersebut di persidangan.
-
Meski demikian, Nur Latifah menyebut perolehan suara antara paslon 01 dengan 02 di TPS tersebut berbeda jauh.
-
Adapun Nur Latifah mengaku diminta untuk tutup mulut dan kembali ke Semarang.
-
Tim Kampanye Nasional ( TKN ) menganggap berlebihan permintaan tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga.
-
Menurutnya, suara tersebut diperoleh lantaran adanya tindak kecurangan.
-
Biasanya, untuk mengunduh foto yang sudah ada di profil, pengguna akan menggunakan fitur screenshot atau tangkapan layar.
-
Hal itu disampaikan Amien Rais menjelang sidang perdana gugatan sengketa Pilpres 2019 yang akan digelar pada Jumat (14/6/2019) pagi ini.
-
Mahkamah Konstitusi (MK) resmi mengumumkan informasi siaran langsung sidang sengketa Pilpres atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).
-
Kali ini, Andi Arief menyinggung soal materi gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan kubu Prabowo-Sandi.
-
Adapaun Ustaz Abdul Somad sebelum hari pencoblosan Pilpres 2019, telah bertemu dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
-
Imbauan tersebut berkaitan dengan sidang perdana sengketa Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, esok.
-
Prabowo pun meminta para pendukungnya bersikap dewasa dan tenang dalam menyikapi apapun keputusan Mahkamah Konstitusi ( MK) atas sengketa tersebut.
-
Dia diamanankan pihak kepolisian pada 21 Mei saat pecah kerusuhan demo di Bawaslu.
-
Bukan tanpa alasan Fahri Hamzah berandai-andai menjadi seorang Prabowo.
-
Salah satunya, permintaan agar MK mendiskualifikasi calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin dari keikutsertaan dalam Pilpres 2019.
-
Selain itu, Rocky Gerung pun tak yakin aksi demo 21-22 Mei lalu bertujuan untuk makar.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved