Selasa, 9 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Indonesia Open 2026

Raymond/Joaquin Runner-Up Indonesia Open 2026, Tuan Rumah Tanpa Gelar Juara

Ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menelan kekalahan di final Indonesia Open 2026

Tayang:
Dok PBSI
RAYMOND/JOAQUIN - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menjuarai Sri Lanka International Challenge 2025 setelah mengalahkan wakil Taiwan Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng 21-14, 21-12 di Colombo, Sri Lanka, Minggu 2 Maret 2025. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menelan kekalahan di final Indonesia Open 2026. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNCIREBON.COM- Ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menelan kekalahan di final Indonesia Open 2026.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal menyabet gelar juara Indonesia Open 2026 setelah kalah pada babak final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Kebangkitan ganda putra Indonesia yang bisa merengkuh gelar juara di ajang kebanggaan ini sejatinya nyaris kembali terlihat.

Raymond/Joaquin hampir menjadi kampiun setelah menampilkan permainan cepat dan memegang keunggulan jauh atas Goh Sze Fei/Nur Izzuddin yang berstatus unggulan tujuh asal Malaysia.

Sayangnya, keunggulan dominan itu dalam satu kedipan mata berbalik menjadi hasil getir.

Raymond/Joaquin awalnya bermain dengan percaya diri dalam pertemuan ketiga kedua pasangan ini yang juga menjadi ulangan final Indonesia Masters 2026.

Bara api untuk membalas kekalahan di Istora pada Januari lalu begitu menyala dari pancaran mata pasangan rising star Merah-Putih ini.

Raymond/Joaquin tampil dengan serangan presisi.

Tak melulu melancarkan smes, penempatan dan netting anak didik Antonius Budi Ariantho dan Chafidz Yusuf hari ini begitu luar biasa.

Baca juga: Seluruh Pemain Persib Akan Berkumpul Pada Agustus 2026 dan Launching Tim

Adu drive juga sering dimenangi Raymond/Joaquin hingga mereka memimpin 8-4 bahkan 17-8.

Goh/Izzuddin bukannya tanpa perlawanan. Mantan pasangan nomor satu dunia itu mencoba bermain cepat dan agresif.

Namun sering kali smes mereka membentur net. Eror demi eror mereka makin menguntungkan Raymond/Joaquin yang merebut gim pertama 21-13.

 
Pada gim kedua, gelar juara sudah hampir di depan mata tatkala Raymond/Joaquin memimpin jauh dari 12-7 bahkan 14-9.

Namun kesalahan demi kesalahan yang terus berulang akhirnya memaksa mereka menanggung akibat besar.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved