Sabtu, 2 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bukan Sekadar Horor, Film 'Rambut Sewu' Hadirkan Thriller Ritual yang Bikin Merinding

Film 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' hadir sebagai thriller ritual yang menjanjikan ketegangan sekaligus teror psikologis

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
FILM RAMBUT SEWU - Produser dan pemain film 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' saat berswafoto demi memperkenalkan produksi filmnya 

Ringkasan Berita:
  • Bukan sekadar horor biasa, film 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' hadir sebagai thriller ritual 
  • Film ini menjanjikan ketegangan sekaligus teror psikologis yang bikin merinding
  • Mengangkat mitos lokal dan perjanjian gaib, film ini menawarkan kengerian yang terasa personal dan emosional

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.con, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Bukan sekadar horor biasa, film 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' hadir sebagai thriller ritual yang menjanjikan ketegangan sekaligus teror psikologis yang bikin merinding. 


Mengangkat mitos lokal dan perjanjian gaib, film ini menawarkan kengerian yang terasa personal dan emosional.


Produser film, Zakir Rasyidin mengatakan, judul tersebut menyimpan makna mendalam yang menjadi benang merah cerita.

Baca juga: Jadwal Lengkap Buka Puasa Ramadan 2026 di Kabupaten Kuningan Resmi dari Kemenag


“Judul itu merupakan gambaran inti dari cerita yang dialami karakter utama. Satu langkah getih melambangkan sebuah keputusan kecil yang membawa seseorang masuk ke dalam dunia gelap penuh ritual, kutukan, dan konsekuensi berdarah,” ujar Zakir dalam siaran pers resminya yang diterima Tribun, Sabtu (14/2/2026) malam.


Menurutnya, satu pilihan yang terlihat sederhana bisa menjadi awal dari kehancuran panjang.


“‘Satu langkah getih’ menjadi simbol bahwa satu pilihan yang salah bisa mengubah hidup seseorang selamanya,” ucapnya.


Film ini memadukan horor supranatural dengan nuansa thriller. 


Zakir menjelaskan, perpaduan tersebut dipilih karena memiliki daya dramatik kuat sekaligus mampu menghadirkan pengalaman menegangkan bagi penonton.


Cerita berpusat pada Wulan, perempuan yang pindah ke sebuah desa demi pekerjaan sambil merawat ibunya yang sakit. 


Ia menyewa rumah tua dengan harga murah tanpa mengetahui sejarah kelam yang tersembunyi di dalamnya.


Rumah itu ternyata berkaitan dengan sosok gadis bernama Marni. 


Sejak menetap, Wulan mulai mengalami mimpi ganjil, berjalan saat tidur, hingga muncul luka misterius di tubuhnya.

Baca juga: Seniman Cirebon Bangkit! Pameran Lukisan 17 Pitulas Jadi Titik Awal Ekosistem Seni Bar


Teror kian memuncak ketika terungkap bahwa arwah Marni terikat ritual hitam dan berusaha mengambil tubuh Wulan sebelum 40 hari berakhir.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved