Minggu, 26 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Persib Bandung

Disindir “Shut Up KDM”, Dedi Mulyadi Justru Beri Respons Menohok soal Persib Bandung

Dedi Mulyadi menanggapi kritik “Shut Up KDM” saat laga Persib Bandung vs Arema FC dengan sikap positif, sebagai pengingat bersama

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
KDM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meresponns soal Disindir “Shut Up KDM”, Dedi Mulyadi Justru Beri Respons Menohok soal Persib Bandung 
Ringkasan Berita:
  • Dedi Mulyadi menanggapi kritik “Shut Up KDM” saat laga Persib Bandung vs Arema FC dengan sikap positif, sebagai pengingat agar tetap menjaga profesionalisme sepak bola.
  • Gubernur Jawa Barat mengapresiasi kritik bobotoh dan menegaskan pentingnya memisahkan olahraga dari kepentingan lain. Ia juga menjelaskan bonus Rp1 miliar per laga tandang dari Maruarar Sirait.
  • Dedi Mulyadi mengajak bobotoh bersatu mendukung Persib Bandung di sisa musim, sambil menegaskan kritik publik sebagai kontrol sosial.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama


TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau kerap disapa KDM menanggapi terkait adanya kritik melalui banner yang terpasang ketika pertandingan Big Match Persib melawan Arema FC, Jumat (24/4/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Kritik yang tertulis di banner tersebut bertuliskan 'Shut Up KDM' dan viral di media sosial.

KDM mengapresiasi kritik tersebut yang dianggapnya sebagai pengingat supaya dia tak berlebihan dalam mengomentari Persib.

Baca juga: Pura-pura ke ATM, Pria Asal Kuningan Gasak Motor Pelajar di Majalengka, Begini Modusnya

Menurut KDM, pesan dari pendukung Maung Bandung ini mempunyai niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepakbola agar tak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik. Katanya, kritik semacam itu penting untuk menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.

“Terima kasih sudah diingatkan. Mari terus mendukung Persib di sisa pertandingan ini," katanya, Minggu (26/4/2026)

Dia juga sempat menyinggung perihal polemik lainnya, yaitu soal bonus bagi pemain Persib. Dedi menjelaskan secara rinci asal-usul bonus Rp 1 miliar yang dijanjikan oleh Maruarar Sirait.

Baca juga: Pura-pura ke ATM, Pria Asal Kuningan Gasak Motor Pelajar di Majalengka, Begini Modusnya

Kata KDM, komitmen bonus muncul dalam pertemuan antara dia, Maruarar, dan manajemen Persib yang membahas target ambisius meraih tiga gelar juara beruntun. Dalam diskusi itu, Maruarar secara spontan menyatakan kesiapan memberikan dukungan finansial untuk laga tandang.

Dari tujuh pertandingan tandang, lima di antaranya direncanakan mendapat bonus masing-masing Rp 1 miliar, sehingga total mencapai Rp 5 miliar.

Baca juga: Pura-pura ke ATM, Pria Asal Kuningan Gasak Motor Pelajar di Majalengka, Begini Modusnya

Dedi pun menegaskan pesan bahwa kritik adalah bagian dari kontrol publik, sementara fokus utama tetap pada prestasi tim.

Dia mengajak bobotoh untuk bersatu mendukung Persib dalam momen penentuan musim ini, bukan memperpanjang polemik di ruang digital.(*)

 

-

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved