Khutbah Jumat

Materi Khutbah Jumat Pekan Ini: Meneladani Nabi yang Pemaaf

Sebagai umat Islam, sudah sepatutnya kita menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan

Istimewa
Syahrul Faidzin saat berbicara di depan jemaah. 

TRIBUNCIREBON.COM - Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT bukan hanya sebagai pembawa risalah, tetapi juga sebagai teladan akhlak yang mulia. Beliau mengingatkan umat agar tidak larut dalam hawa nafsu duniawi, melainkan menempuh jalan kehidupan yang diridai Allah, hidup yang penuh kebaikan, keselamatan, dan kasih sayang.

Sebagai umat Islam, sudah sepatutnya kita menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT.

Dan pada hari Jumat yang mulia ini, 29 Agustus 2025, yang dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari, mari kita manfaatkan kesempatan berharga ini untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat Singkat: Mengisi Rabiul Awal dengan Amalan Sunnah

Meneladani Nabi yang Pemaaf

Khutbah I

الحَمْدُ للهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Di siang hari yang penuh berkah ini, khatib mengajak jamaah sekalian dan tentunya diri khatib pribadi untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada-Nya, karena dengan ketakwaan, Allah akan memberikan jalan keluar dari problem kehidupan yang kita hadapi, juga akan memberi kita anugerah yang melimpah tanpa disangka-sangka dari mana datangnya.

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati Allah,

Kini kita berada di bulan yang penuh kebahagiaan, bulan kasih sayang, yaitu bulan Rabi'ul Awwal. Bulan ini juga sering disebut bulan Maulid, yaitu bulan di mana Nabi Muhammad SAW lahir ke dunia ini. Pada bulan ini, umat Islam di berbagai belahan dunia merayakan kelahiran sang Rasul dengan beragam perayaan sesuai tradisi dan kebudayaannya masing-masing. Dalam perayaan maulid, shalawat serta salam dilantunkan, kisah perjalanan hidup baginda Nabi dibacakan, semua itu dilakukan tidak lain adalah untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang mulia.

Mengenai akhlak Nabi yang perlu diteladani, Allah SWT berfirman dalam surah al-Ahzab Ayat 21:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya, "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati Allah SWT,

Salah satu akhlak Nabi dan suri tauladan yang perlu kita contoh dan ikuti adalah sifat Nabi Muhammad SAW yang pemaaf. Dikisahkan bahwa suatu hari Nabi sedang berkumpul bersama para sahabatnya di masjid. Seketika, seorang Arab Badui dari pedalaman muncul ke masjid. Akan tetapi, bukannya mengikuti majelis Nabi, Arab Badui tersebut tiba-tiba kencing di salah satu pojokan masjid. Melihat hal tersebut, para sahabat pun marah dan ingin melabrak orang Arab Badui tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved