Satu Tahun Edo–Farida di Cirebon, Program Kerja Mulai Terasa: Infrastruktur hingga UMKM Digenjot

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo dan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Satu tahun duet kepemimpinan Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati di Kota Cirebon, sejumlah program pembangunan diklaim mulai dirasakan masyarakat.

Infrastruktur dibenahi, layanan kesehatan diperkuat, hingga pengembangan UMKM terus digenjot sebagai fondasi menuju 'Cirebon Setara Berkelanjutan'.

Tepat 20 Februari 2026, usia pemerintahan keduanya genap satu tahun.

Dalam refleksi kinerja tahun pertama, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyebut periode awal kepemimpinannya menjadi tahap peletakan dasar pembangunan lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah, satu tahun ini menjadi fondasi awal. Banyak program sudah berjalan dan hasilnya mulai dirasakan masyarakat,” ujar Edo, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, tahun pertama difokuskan pada penguatan sistem dan perencanaan yang terarah. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sebagai panduan pembangunan lima tahun ke depan.

“Dengan RPJMD yang sudah ditetapkan, indikator pembangunan semakin jelas,” ucapnya.

Memasuki tahun kedua, Edo memastikan pembangunan tetap difokuskan pada sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

“Kami akan terus bekerja keras,” ucap dia.

Ia menambahkan, capaian yang diraih selama setahun terakhir didukung data dan indikator kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.

Farida: Tahun Pertama Jadi Momen Evaluasi

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan tersebut.

Meski demikian, ia menilai masih perlu meningkatkan kontribusinya dalam mewujudkan visi daerah.

“Waktu terasa cepat. Tahun pertama ini menjadi momen evaluasi bagi saya pribadi. Saya merasa masih harus lebih maksimal,” kata Farida.

Selama setahun terakhir, Farida mengaku lebih banyak turun langsung ke lapangan menyerap aspirasi warga.

Sejumlah langkah konkret pun dilakukan, termasuk membantu penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di wilayah yang belum terlayani PDAM.

Tak hanya itu, ia juga mengalokasikan gaji pribadinya untuk membantu pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, Farida mendorong penguatan masyarakat pesisir dan nelayan melalui bantuan rumpon untuk budidaya kerang hijau. 

Ia juga aktif menggelar pelatihan UMKM, mendorong digitalisasi usaha, serta membuka akses permodalan, khususnya bagi perempuan.

Menurutnya, perempuan harus menjadi motor penggerak ekonomi dan pembangunan.

“Yang saya lakukan mungkin sederhana, tapi harapannya bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Farida juga berencana mengaktifkan kembali Gedung Wanita sebagai pusat kegiatan perempuan, mulai dari seni budaya hingga kewirausahaan.

Perhatian turut diberikan kepada generasi muda melalui program pertanian dan budidaya ikan lele. 

Sementara bagi lansia, Pemkot Cirebon menggulirkan program turunan dari inisiatif Jabar Nyaah ka Indung yang di tingkat kota dikenal sebagai “Kota Cirebon Eman ning Mimi”, mencakup layanan cek kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan, senam lansia, hingga pembinaan rohani.

Dalam bidang kebersihan, Farida membina Satuan Tugas Kebersihan bersama para ketua RW untuk menggalakkan kerja bakti rutin. 

Ke depan, ia menargetkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati resmi menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Sebagai bagian dari 961 kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024, keduanya kini memasuki tahun kedua masa jabatan dengan komitmen mempercepat realisasi program pembangunan demi mewujudkan Kota Cirebon yang lebih setara dan berkelanjutan.

Baca juga: BPR Cirebon Bangkrut, Pemkot Langsung Gas Evaluasi Total Seluruh BUMD