Hari Jumat Ini Pemkot Cirebon Bersih-bersih Pantai Kesenden

Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Eki Yulianto
Potret tumpukan sampah sejauh mata memandang, mengikuti lekukan bibir pantai di Pantai Kesenden Cirebon. Hari Jumat ini Pemkot akan melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Kesenden. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON -  Setelah beberapa waktu terakhir dipenuhi kiriman sampah akibat banjir dan cuaca ekstrem, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jumat (6/2/2026) pagi ini, turun tangan menggelar aksi bersih-bersih massal di kawasan Pantai Kesenden.

Tumpukan sampah rumah tangga tampak mengendap di sepanjang bibir Pantai Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan. 

Plastik, sisa makanan, hingga limbah domestik lainnya menutup vegetasi pesisir dan terjepit di balik batu kali penahan ombak.

Air laut pun berubah keruh kecokelatan, menandakan tekanan berat yang kembali dialami kawasan muara sungai itu.

Lurah Kesenden, Ruliyanto mengatakan, aksi bersih pantai ini merupakan respons cepat atas kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan dalam beberapa hari terakhir.

“Untuk update situasi per hari ini, memang kita lihat bersama terjadi penumpukan sampah di wilayah Pantai Kesenden. Ini berasal dari kiriman Sungai Kedungpane dan anak-anak Sungai Kedungpane, karena cuaca ekstrem beberapa waktu lalu yang menimbulkan banjir dan bermuara ke laut di wilayah Kesenden,” ujar Ruliyanto saat diwawancarai media, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk menggelar aksi massal membersihkan pesisir pantai.

“Untuk rencana hari Jumat, alhamdulillah kami sudah berkoordinasi dengan beberapa stakeholder instansi terkait, mulai dari TNI, Polri, dan instansi lainnya. Rencananya besok kita akan mengadakan aksi massal membersihkan sampah di pesisir Pantai Kesenden, dimulai sekitar pukul 07.00 atau 07.30 pagi,” ucapnya.

Ruliyanto menjelaskan, sampah yang menumpuk di Pantai Kesenden didominasi oleh limbah rumah tangga yang terbawa arus sungai dari wilayah hulu.

“Kalau kita lihat, sampah ini didominasi sampah rumah tangga, seperti plastik dan sisa-sisa makanan. Sampah itu terbawa arus Sungai Kedungpane dan bermuara di laut Kesenden, lalu dikembalikan lagi ke darat karena pada prinsipnya laut tidak menerima sampah,” jelas dia.

Ia memperkirakan, luas area terdampak sampah mencapai sekitar satu hektare dengan bentangan cukup panjang.

“Untuk luasnya kurang lebih sekitar satu hektare, dengan panjang mengikuti bibir pantai sekitar 500 meter dan dari darat ke arah laut sekitar 500 meter,” katanya.

Selain fokus pada aksi bersih-bersih, Pemkot Cirebon juga menyiapkan langkah lanjutan guna mencegah persoalan serupa terulang.

“Kami sudah membentuk Satuan Linmas tingkat kelurahan yang salah satu fungsinya menjaga wilayah Kesenden dari sampah, baik di darat maupun di laut. Kami juga sudah memasang portal, dan ke depan akan dilengkapi dengan CCTV,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah pusat hingga daerah terhadap persoalan sampah laut.

“Kami seiring sejalan dengan pemerintah pusat, provinsi dan kota. Ini juga menjadi atensi pimpinan kami, Pak Wali Kota. Insya Allah beliau juga akan hadir langsung pada kegiatan bersih pantai hari Jumat ini,” ucap Ruliyanto.

Ruliyanto berharap, kegiatan bersih-bersih Pantai Kesenden tidak hanya menjadi solusi sesaat, tetapi mampu membangkitkan kembali kesadaran kolektif masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadi trigger kembali bagi masyarakat secara umum bahwa kita semua punya kewajiban untuk menjaga lingkungan dan laut kita,” kata dia.

Baca juga: Sampah Datang Lagi ke Pantai Kesenden, Ini Kata Wali Kota Cirebon