Arus Balik Lebaran 2026
Diskon Tol 30 Persen, Jasa Marga 'Rayu' Pemudik Balik Lebih Cepat Hindari Neraka Macet
PT Jasa Marga mengimbau pemudik kembali ke Jabodetabek pada 26–27 Maret 2026 untuk menghindari kepadatan arus balik.
Ringkasan Berita:
- PT Jasa Marga mengimbau pemudik kembali ke Jabodetabek pada 26–27 Maret 2026 untuk menghindari kepadatan arus balik.
- Diskon tarif tol 30 persen diberlakukan di sembilan ruas tol guna mendorong distribusi lalu lintas lebih merata. Masyarakat juga disarankan memanfaatkan kebijakan WFA agar perjalanan lebih fleksibel.
- Jasa Marga memberikan diskon tarif tol 30 persen pada 26–27 Maret 2026 untuk mengurai potensi kemacetan arus balik Lebaran.
TRIBUNCIREBON.COM- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar kembali ke wilayah Jabodetabek pada tanggal 26–27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan saat arus balik.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa perusahaan kembali memberikan potongan tarif tol sebesar 30 persen pada periode tersebut sebagai upaya mendistribusikan arus lalu lintas secara lebih merata.
Ia menjelaskan, diskon ini berlaku di sembilan ruas tol yang dikelola Jasa Marga Group dengan skema perjalanan menerus. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan yang biasanya terjadi pada puncak arus balik Lebaran.
Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis ke Rp 2,85 Juta, Buyback Jadi Rp 2,5 Juta
Rivan juga menyarankan pengguna jalan yang memiliki fleksibilitas waktu untuk menyesuaikan jadwal perjalanan, terutama dengan memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) yang berlaku pada 25–27 Maret 2026, sehingga kepadatan lalu lintas dapat diminimalkan.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah mengingatkan masyarakat agar menghindari puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Selain itu, untuk mengurai kepadatan di ruas Tol Trans Jawa, Rest Area KM 52B di Tol Jakarta-Cikampek juga ditutup sementara berdasarkan kebijakan Kepolisian.
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa program diskon tarif tol tersebut bertujuan membantu kelancaran arus perjalanan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan berupa penghematan biaya.
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H? Catat Ini Tanggalnya
Menurutnya, potongan tarif ini diterapkan pada periode arus mudik maupun arus balik untuk mendorong distribusi lalu lintas lebih merata dan mengurangi potensi kepadatan saat puncak perjalanan.
Diskon tarif tol sebesar 30 persen telah diberlakukan mulai 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Potongan tarif ini berlaku bagi seluruh golongan kendaraan yang melakukan perjalanan menerus dengan pembayaran menggunakan uang elektronik serta memiliki saldo yang cukup.
Potongan tarif tersebut diberikan kepada pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari arah Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta–Cikampek menuju Semarang dan keluar di Gerbang Tol Kalikangkung pada ruas Tol Batang–Semarang.
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H? Catat Ini Tanggalnya
Sementara itu, pada periode arus balik, diskon tarif kembali diberlakukan bagi kendaraan yang melakukan perjalanan dari arah Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung menuju Jakarta dan keluar di Gerbang Tol Cikampek Utama. Potongan tarif untuk arus balik ini berlaku pada 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Selain itu, pada ruas Batang–Semarang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus juga akan memperoleh tambahan potongan tarif. Dengan tambahan tersebut, total diskon yang diterima pengguna jalan bisa mencapai sekitar 46 persen.
JSB sendiri telah lebih dulu menerapkan potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Batang–Semarang sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H? Catat Ini Tanggalnya
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi pengguna jalan, khususnya di jalur utama Trans Jawa yang menjadi salah satu arteri penting mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.
Ria menambahkan bahwa kebijakan potongan tarif tol ini tidak hanya memberikan stimulus ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengaturan lalu lintas untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada masa Idulfitri.
Dengan adanya diskon tarif pada waktu-waktu tertentu, masyarakat diharapkan dapat mengatur jadwal perjalanan secara lebih fleksibel sehingga arus kendaraan tidak menumpuk pada satu waktu saja.
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H? Catat Ini Tanggalnya
| Lonjakan Kendaraan di Puncak Arus Balik, 33 Ribu Kendaraan Serbu Tol Cipali |
|
|---|
| TAK TERBENDUNG! Lonjakan Kendaraan di Tol Cipali Tembus 21 Ribu, Arah Jakarta Memadat |
|
|---|
| Nunggu 30 Menit Belum Jelas Dibuka, Begini Curhat Pemudik Terjebak One Way di Cirebon |
|
|---|
| 44.895 Wisatawan Serbu Cirebon, Kejawanan Paling ‘Meledak’, Keraton Kasepuhan Kalah Tipis |
|
|---|
| Ribuan Motor Serbu Cirebon Raya Tiap Jam, Arus Balik Lebaran 2026 Masih Jauh dari Kata Selesai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kepadatan-arus-lalu-lintas-di-ruas-jalan-Tol-CipularangV.jpg)