Pemkab Majalengka Kini Punya Program Desa Cantik, di Tiap Kecamatan Ada
Bupati Majalengka mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 dan inovasi Desa Cantik.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Ringkasan Berita:
- Pemkab Majalengka resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 untuk memperkuat pembangunan berbasis data.
- Bupati Eman meluncurkan inovasi Quick Wins 2026 melalui program Satu Kecamatan Satu Desa Cantik.
- Program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik dan kualitas pengelolaan data di tingkat desa.
- Pertumbuhan ekonomi Majalengka tercatat mencapai 6,86 persen, melampaui rata-rata provinsi dan nasional.
- Pemkab juga menargetkan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Laporan Kontributor Majalengka Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pembangunan berbasis data.
Pencanangan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di Gedung Yudha Majalengka.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Majalengka juga meluncurkan Inovasi Quick Wins 2026 yakni Satu Kecamatan Satu Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik, yang ditujukan untuk meningkatkan literasi statistik dan kualitas pengelolaan data di tingkat desa.
Quick wins ini sebagai instrumen percepatan kolaborasi lintas perangkat daerah untuk mendorong capaian pembangunan yang lebih cepat dan melompat.
Bupati Eman Suherman menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara biasa, melainkan harus didukung data yang akurat dan terintegrasi hingga tingkat desa.
"Quick Wins ini kami hadirkan sebagai instrumen percepatan kolaborasi lintas perangkat daerah. Jangan bekerja biasa-biasa saja, kita butuh lompatan hasil yang nyata untuk Majalengka Langkung Sae," kata Eman, Rabu (17/6/2026).
Program ini diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih presisi, sehingga kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan data yang valid dan tepat sasaran.
Pada tahap awal tahun 2026, terdapat tiga desa percontohan yang ditetapkan di Kecamatan Cigasong, yakni Kelurahan Simpeureum, Desa Tenjolayar, dan Desa Kawunghilir.
Melalui program Desa Cantik, aparatur desa akan diperkuat kapasitasnya dalam mengelola data, mulai dari pendataan sosial ekonomi masyarakat hingga perencanaan pembangunan desa.
"Minimal satu desa di setiap kecamatan harus menjadi Desa Cantik. Ketika desa mampu mengelola data dengan baik, maka perencanaan pembangunan akan lebih akurat, efektif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," kata Eman.
Menurutnya, data menjadi fondasi utama dalam berbagai kebijakan pemerintah, termasuk penanganan kemiskinan, penyaluran bantuan sosial, hingga penciptaan lapangan kerja.
Hal itu tercermin dari upaya perbaikan data penerima bantuan sosial melalui pelabelan dan verifikasi yang terus dilakukan.
Pemutakhiran data hingga Juni 2026 mencatat sebanyak 126.925 keluarga penerima bantuan sosial telah terdata, dengan tingkat pemasangan stiker penerima bantuan mencapai 89,9 persen.
| Prakiraan Cuaca Majalengka Besok Kamis 18 Juni 2026, Berpotensi Diguyur Hujan Ringan |
|
|---|
| Harga Cabai Turun Rp 20 Ribu, Ini Daftar Harga Komoditas di Pasar Sindangkasih Majalengka |
|
|---|
| Akses Jalan Alternatif Majalengka-Bantarujeg Via Cihaur Ditutup Selama 60 Hari |
|
|---|
| Bencana Hidrometeorologi Menurun, BPBD Majalengka Siapkan Langkah Antisipasi Kekeringan |
|
|---|
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Majalengka Hari Ini 17 Juni 2026, Ada di Jatiwangi Arista |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Launching-Quick-Wins-Desa-Cantik-Majalengka.jpg)