SPBU Kehabisan Pertalite di Majalengka
Pertalite Langka di Majalengka, Warga Keliling SPBU hingga Terpaksa Isi Pertamax
Kelangkaan BBM jenis Pertalite dikeluhkan warga Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Kelangkaan BBM jenis Pertalite dikeluhkan warga Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari terakhir.
- Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok sehingga pengendara harus mencari ke beberapa lokasi atau beralih menggunakan Pertamax yang harganya lebih mahal.
- Kondisi ini dinilai menyulitkan masyarakat yang mengandalkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dikeluhkan sejumlah pengendara di Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari terakhir.
Beberapa SPBU dilaporkan kehabisan stok, sehingga masyarakat terpaksa mencari ke sejumlah lokasi atau beralih membeli BBM jenis Pertamax yang harganya lebih mahal.
Salah seorang pengendara sepeda motor, O. Kurniawan (31), mengaku kesulitan mendapatkan Pertalite saat hendak mengisi bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-harinya.
Baca juga: Cirebon Pasang Alarm Kesehatan! Puluhan Ribu Warga Masuk Kelompok Risiko, Pemkab Siaga Cegah KLB
Menurutnya, hingga Kamis (11/6/2026), ia telah mendatangi sedikitnya tiga SPBU yang berada di wilayah Kota Majalengka, Cigasong, hingga SPBU yang berada setelah Bundaran Munjul. Namun di sejumlah lokasi tersebut, stok Pertalite disebut sudah habis.
"Saya sudah coba ke beberapa SPBU, dari Kota Majalengka, Cigasong sampai yang setelah Bundaran Munjul. Semuanya kosong Pertalite," ujar Kurniawan saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Sebagai pengguna sepeda motor yang mengandalkan kendaraan untuk aktivitas harian, kondisi tersebut dinilainya cukup menyulitkan. Selain harus berkeliling mencari BBM, ia juga khawatir kelangkaan akan berlangsung lebih lama.
Baca juga: Banjir Rob Tak Cuma Rendam Jalan, Kini Ganggu Sekolah Anak Pesisir di Kabupaten Cirebon
Keluhan serupa disampaikan Tio (26). Ia mengaku tidak mendapatkan Pertalite saat hendak mengisi bahan bakar dan akhirnya terpaksa membeli Pertamax.
"Karena Pertalite habis, saya terpaksa isi Pertamax. Mau tidak mau karena kendaraan harus tetap digunakan," katanya.
Masyarakat berharap distribusi BBM bersubsidi tersebut segera kembali normal agar aktivitas warga tidak terganggu dan tidak menambah beban pengeluaran akibat harus membeli BBM non-subsidi dengan harga yang lebih tinggi.
Baca juga: 15 Tahun Bertahan di Rumah Bambu Nyaris Roboh, Harapan Kasiyati Datang dari Pemkab Cirebon
"Kami kalau dagang atau jualan biasanya pakai BBM murah, pertalite. Jadi mudah-mudahan stok bisa ada," kata pedagang sayuran asal Kadipaten, Suprianto.
Pantauan di sejumlah SPBU, informasi mengenai ketersediaan Pertalite masih terbatas. Beberapa petugas SPBU mengaku belum bisa memberikan penjelasan terkait penyebab kekosongan maupun jadwal pasti kedatangan pasokan berikutnya.
Baca juga: Cirebon Pasang Alarm Kesehatan! Puluhan Ribu Warga Masuk Kelompok Risiko, Pemkab Siaga Cegah KLB
"Habis. Untuk informasi kedatangan atau jumlah pasokan, harus ke atasan," kata salah seorang petugas SPBU di Majalengka yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola sejumlah SPBU maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kelangkaan Pertalite yang dikeluhkan masyarakat tersebut.
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Majalengka Hari Ini 12 Juni 2026, Ada di Pertokoan UD |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling di Indramayu Hari Ini 12 Juni 2026, di Tugu KB Singaraja dan Desa Juntikebon |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling di Cirebon Hari Ini 12 Juni 2026, Ada di RSUD Waled dan Desa Bodelor |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 12 Juni 2026: Tahun Baru Islam Datang, Mari Awali dengan Hijrah Hati |
|
|---|
| Targetkan Kemenangan Pemilu 2029 PKB Kuningan Bentuk Tim Impian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Pengendara-saat-antre-mengisi-BBM-di-SPBU-Karangturi-Indramayudd.jpg)