10 Mahasiswa UGJ Cirebon Terbang ke Taiwan, Disiapkan Untuk Hadapi Dunia Kerja Global
Sepuluh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon resmi terbang ke Taiwan
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Sepuluh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon resmi terbang ke Taiwan
- Mereka menjalani program magang internasional selama kurang lebih satu tahun
- Mereka disiapkan untuk menghadapi dunia kerja global melalui pengalaman langsung di berbagai sektor industri internasional
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Sepuluh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon resmi terbang ke Taiwan untuk menjalani program magang internasional selama kurang lebih satu tahun.
Mereka disiapkan untuk menghadapi dunia kerja global melalui pengalaman langsung di berbagai sektor industri internasional.
Keberangkatan para mahasiswa itu dilepas secara resmi dalam kegiatan Send Off Ceremony International Internship Program to Taiwan yang digelar belum lama ini.
Baca juga: Kalahkan Unggulan Pertama, Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Program bertajuk 'FEB UGJ Goes to Taiwan' tersebut menjadi langkah nyata kampus dalam memperluas pengalaman internasional mahasiswa sekaligus membangun lulusan yang memiliki daya saing global.
Selain memperoleh pengalaman kerja profesional, para peserta juga akan belajar tentang budaya kerja internasional, komunikasi lintas budaya, kedisiplinan, kemampuan adaptasi, hingga penguatan bahasa asing.
Dekan FEB UGJ, Acep Komara, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut.
Menurutnya, magang internasional menjadi bagian penting dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja modern.
“Kami ingin mahasiswa FEB UGJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional, mentalitas profesional, dan kemampuan adaptasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja global,” ujar Acep saat diwawancarai media, Minggu (17/5/2026).
Acep menegaskan, program magang internasional bukan hanya soal penghasilan atau kompensasi finansial.
Lebih dari itu, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman hidup dan wawasan internasional yang menjadi bekal masa depan.
Baca juga: Kebakaran Melanda Pabrik Briket di Gempol Cirebon, Api Muncul Dari Ruang Oven
“Program ini memberikan pengalaman hidup, relasi global, dan wawasan internasional yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan mahasiswa,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga disiplin, menaati aturan, serta menghormati budaya dan etika kerja selama berada di Taiwan.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ketika kalian berada di negara lain, maka kalian harus menghormati aturan dan budaya yang berlaku di sana,” jelas dia.
| Puluhan Mahasiswa Geruduk Balai Kota Cirebon, Sempat Saling Dorong Dengan Aparat |
|
|---|
| Jelang Aksi Mahasiswa Hari Ini, YPPM Tugaskan Rektor UNMA Terima Dialog |
|
|---|
| Kisruh Harlah PMII Memanas, Ketum PB Dituding Kabur, Massa Maluku Mengamuk |
|
|---|
| Aktivis HMI Geruduk Gedung DPRD Kuningan, Singgung Tuntutan Ganti Rugi Miliaran Rupiah |
|
|---|
| Kurang 6 Hari Lagi SNBP 2026 Resmi Dibuka, Peserta Bisa Unduh Kartu Pendaftaran pada 3 Febuari Nanti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Sepuluh-mahasiswa-Fakultas-Ekonomi-dan-BisnisD.jpg)