Kamis, 14 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Haji 2026

Wamenhaj Tinjau BIJB Kertajati, untuk Pastikan Pemberangkatan Haji 2026 Lancar dan Optimal

Wakil Menteri Haji dan Umrah mendatangi BIJB Kertajati untuk memastikan pelayanan haji maksimal.

Tayang:
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq
TINJAU BIJB - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau langsung kesiapan layanan ibadah haji di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Jumat (1/5/2026). 

Laporan Kontributor Majalengka Adim Mubaroq 

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau langsung kesiapan layanan ibadah haji di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Jumat (1/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan jamaah calon haji berjalan optimal, seiring meningkatnya jumlah kelompok terbang (kloter) yang dilayani melalui bandara tersebut pada musim haji tahun ini.

Dalam peninjauan itu, Dahnil menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, mulai dari kenyamanan ruang tunggu, pengaturan alur keberangkatan, hingga proses boarding pesawat agar berlangsung tertib dan lancar.

“Peningkatan jumlah kloter ini harus diimbangi dengan pelayanan maksimal, sehingga jamaah bisa berangkat dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menilai, lonjakan jumlah kloter menjadi tantangan sekaligus peluang bagi BIJB Kertajati untuk menunjukkan standar pelayanan yang semakin profesional di tingkat nasional.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Majalengka, Abu Mansur, menyebutkan dari total kuota 729 jamaah, pemberangkatan diawali oleh Kloter 6 dengan jumlah 437 orang.

“Dalam kloter ini terdapat jamaah tertua berusia 87 tahun atas nama Ma’sum Sareh Artani dari Lemahsugih, dan jamaah termuda Khalifah Maulana Aditya berusia 17 tahun dari Burujul Kulon,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat 12 jamaah pengguna kursi roda dalam rombongan tersebut yang akan mendapatkan pendampingan khusus selama proses keberangkatan.

Selain itu, sejumlah jamaah dilaporkan batal berangkat, di antaranya karena meninggal dunia serta satu orang karena kondisi hamil.

Dengan peningkatan kapasitas dan pengawasan langsung dari pemerintah pusat, pemberangkatan haji melalui BIJB Kertajati diharapkan berlangsung lancar tanpa kendala berarti, biar ibadahnya khusyuk, bukan malah sibuk antre.

Baca juga: Ribuan Jemaah Haji Asal Jawa Barat Diberangkatkan ke Tanah Suci, Bawa Uang Saku Rp3,4 Juta dari BPKH

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved