Selasa, 19 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

TMMD di Majalengka

Hujan Deras Iringi Pembukaan TMMD Kodim Majalengka, Jalan Antar Desa hingga Sumur Bor Dibangun

Hujan Deras Iringi Pembukaan TMMD Kodim Majalengka, Jalan Antar Desa hingga Sumur Bor Dibangun

Tayang:
Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Adim Mubarok
Bupati Majalengka Eman Suherman, Dandim Majalengka Letkol Fahmi, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi bersama anak muda Pramuka Majalengka saat pembukaan TMMD di Lapangan Bola Desa/Kecamatan Sindangwangi, Majalengka. 

 

Ringkasan Berita:
  • Pembukaan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0617/Majalengka tetap berlangsung khidmat meski diguyur hujan deras di Lapangan Desa Sindangwangi. 
  • Upacara dipimpin Bupati Majalengka Eman Suherman dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta masyarakat setempat.
  • Program TMMD kali ini menargetkan pembangunan fisik berupa jalan penghubung Desa Sindangwangi–Bantaragung, pengerasan jalan, gorong-gorong, tembok penahan tanah, renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor.

Laporan Kontributor Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hujan deras yang mengguyur Lapangan Sepak Bola Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Selasa (10/2/2026) sekira Pukul (10/2/2026), tak menyurutkan langkah ratusan peserta dan warga mengikuti upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0617/Majalengka.

Di bawah tenda sederhana, sebagian warga berdesakan sambil memayungi diri. Sementara di lapangan yang mulai becek, barisan pasukan TNI, Polri, hingga unsur pemerintah tetap berdiri mengikuti pembukaan. 

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Majalengka Eman Suherman sebagai Inspektur Upacara, didampingi Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, serta dihadiri jajaran Forkopimda, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Baca juga: Majalengka Clean City Resmi Dimulai, Bupati Eman MoU dengan Perusahaan Jepang dan Polman


Menurut Eman, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan budaya gotong royong.

“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus sarana menumbuhkan kebersamaan, persatuan, serta semangat gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa,” katanya.

Menurut Eman, pembangunan jalan penghubung tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan potensi wisata di kawasan Sindangwangi.

Baca juga: Investor Tancap Gas ke Cirebon, Duit Rp 1,85 Triliun Masuk, Target Terlampaui Hampir 2 Kali Lipat

Sementara itu, Letkol Fahmi mengungkapkan, pada TMMD ke-127 ini, sasaran fisik difokuskan pada pembukaan dan pembangunan jalan penghubung Desa Sindangwangi–Desa Bantaragung, pengerasan badan jalan, pembangunan gorong-gorong, tembok penahan tanah, renovasi rumah tidak layak huni, pembuatan sumur bor, serta pembangunan pos keamanan lingkungan.

"Kegiatan nonfisik juga menjadi perhatian kami, akan diadakan kegiatan seperti penyuluhan pertanian, perkebunan dan peternakan, kesehatan, wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, hingga edukasi bahaya narkoba dan judi online," ungkap Fahmi. 

Mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa', Fahmi berharap kegiatan ini menjadi peningkatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca juga: Jangan Sampai Salah! Ini Jadwal Lengkap Salat Tarawih Pertama Ramadan 2026 dan Bacaan Niat


Rangkaian kegiatan pembukaan juga diisi dengan penyematan tanda peserta, penyerahan alat kerja secara simbolis, penandatanganan berita acara program TMMD, penyerahan bansos, hingga peninjauan lokasi sasaran TMMD

Pantauan di lokasi sekira Pukul 14.30 WIB, hujan deras turun di sejumlah wilayah di kecamatan Sindawangu, meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi. 

Baca juga: Bukan Sekadar 100 Persen, JKN di Kota Cirebon Tembus 100,33 Persen, Dinkes: Tak Ada Warga Terlewat

Warga bertahan di bawah payung dan tenda, menyaksikan langsung momen dimulainya program yang diharapkan membawa perubahan nyata bagi desa mereka.

"Alhamdulillah kalau nanti ada kegiatan di desa, bisa bantu desa, apalagi nanti ada jalan, tadi juga ada banson, infonya juga ada renovasi rumah. Ya, kami warga senang," ungkap Yati (35), warga Sindawangi. 


 
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved