Majalengka Clean City
Majalengka Clean City Resmi Dimulai, Bupati Eman MoU dengan Perusahaan Jepang dan Polman
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka Eman Suherman (tengah) Direktur Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi memulai program Majalengka Clean City melalui penandatanganan MoU antara Bupati Eman Suherman, Polman Bandung, dan perusahaan Jepang MITINAS Co. Ltd.
- Kerja sama ini berfokus pada pengelolaan sampah modern berbasis teknologi ramah lingkungan.
- Program ini akan diterapkan di TPS Heuleut, Kecamatan Kadipaten, dengan memanfaatkan teknologi Urban RIG dari program Asia Zero Emission Community (AZEC) Jepang.
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi memulai langkah besar menuju pengelolaan lingkungan modern melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) program Majalengka Clean City di Pendopo Majalengka, Selasa (10/2/2026) sore.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Bupati Majalengka Eman Suherman, Direktur Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung Darma Firmansyah Hidayat, serta CEO MITINAS Co. Ltd. Moriyoshi Fujii.
Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan sistem pengelolaan sampah modern di Kabupaten Majalengka, khususnya di TPS Heuleut Kecamatan Kadipaten, melalui penerapan teknologi pengolahan ramah lingkungan berbasis sistem Urban RIG dari program Asia Zero Emission Community (AZEC) Jepang.
Baca juga: Investor Tancap Gas ke Cirebon, Duit Rp 1,85 Triliun Masuk, Target Terlampaui Hampir 2 Kali Lipat
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
“Kami ingin Majalengka bergerak menuju daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, pengelolaan sampah akan dilakukan dengan teknologi yang lebih modern dan efisien,” kata Eman di Pendopo Majalengka, Rabu (11/2/2026).
Selain pengolahan sampah, kata Eman, kerja sama juga mencakup penelitian dan pengembangan teknologi, alih teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan implementasi program Majalengka Clean City.
Baca juga: Bukan Sekadar 100 Persen, JKN di Kota Cirebon Tembus 100,33 Persen, Dinkes: Tak Ada Warga Terlewat
Menariknya, dalam pengembangannya nanti, sistem pengangkutan sampah direncanakan akan memanfaatkan teknologi drone yang proses perancangannya akan dilakukan oleh Polman Bandung sebagai bagian dari riset dan inovasi teknologi.
Eman berharap program ini mampu mengurangi beban sampah secara signifikan, menekan dampak lingkungan, sekaligus menjadi model pengelolaan sampah berbasis teknologi di tingkat daerah.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan mitra internasional, Eman menargetkan transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih modern sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Marhaban Ya Ramadan, Ini Link Download Doa Harian 1–30 Lengkap Beserta Artinya
CEO MITINAS, Moriyoshi Fujii, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk kerja sama internasional dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di daerah.
Eman bersama dengan Sekda Aeron Randi juga sempat melakukan kunjungan ke perusahaan Jepang yang menggunakan teknologi tersebut.
| Adam Alis Bangga Sekaligus Tak Percaya Persib Kalahkan PSM: Ini Bukan Pertandingan Mudah |
|
|---|
| Aktivis Kuningan Sebut Banjir Palutungan Saat Hujan Ancaman Bencana Alam |
|
|---|
| Persib Bandung Harus Waspada Jika Ingin Juara, Borneo FC Menolak Menyerah |
|
|---|
| Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Majalengka Belajar Anyaman Bambu, Siap Bangkit Usai Bebas |
|
|---|
| UPDATE Terbaru Harga Emas Antam Anjlok, di Cirebon dan Kuningan Kini di Level Rp2,76 Juta per Gram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Penandatanganan-kerja-sama-dilakukan-langsung-oleh-Bupati.jpg)