Jumat, 17 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Majalengka Hari Ini

Imbas Cuaca Ekstrem 2 Hari, 300 Rumah dan 50 Hektare Sawah di Majalengka Terdampak Bencana

Hujan yang turun dua hari berturut-turut memicu serangkaian bencana alam di Kabupaten Majalengka.

Istimewa
BANJIR - Bupati Majalengka, Eman Suherman buka suara soal banjir di Majalengka 

Ringkasan Berita:
  • Hujan yang turun dua hari berturut-turut dari pagi hingga malam pada Jumat–Sabtu (23–24/1/2026) memicu serangkaian bencana alam di Kabupaten Majalengka
  • Berdasarkan rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, tercatat ada 300 rumah warga terdampak banjir dan 50 hektare sawah terendam

 

Laporan Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Hujan yang turun dua hari berturut-turut dari pagi hingga malam pada Jumat–Sabtu (23–24/1/2026) memicu serangkaian bencana alam di Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, tercatat 300 rumah warga terdampak banjir dan 50 hektare sawah terendam.


Kepala BPBD Majalengka, Agus Tamim, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung cukup lama menjadi penyebab utama terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Baca juga: Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Pelajar di Majalengka, 24 Orang Diamankan


“Curah hujan terjadi selama dua hari berturut-turut dari pagi hingga malam. Kondisi ini memicu banjir, tanah longsor, serta dampak cuaca ekstrem di berbagai kecamatan di Majalengka,” kata Agus Tamim, Minggu (25/1/2026).


Berdasarkan data BPBD, lanjut Agus, kejadian bencana tercatat di 39 titik lokasi yang tersebar di 35 desa/kelurahan pada 13 kecamatan. Dampak yang ditimbulkan antara lain banjir yang merendam permukiman warga, longsor yang mengganggu akses jalan, serta genangan air di area persawahan.


Agus juga menuturkan pihaknya mencatat adanya gangguan akses jalan di beberapa titik serta pohon tumbang yang sempat menimpa kabel listrik. Sebagian warga terdampak masih dalam proses pendataan, termasuk warga yang mengungsi sementara akibat banjir.


"Tidak ada korban jiwa, namun ada yang masih mengungsi," ungkap Agus. 


Agus menjelaskan, BPBD Majalengka bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, aparat kecamatan, dan pemerintah desa telah melakukan asesmen dan penanganan awal di lokasi bencana.

Pemantauan terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi sungai dan pintu air.

Baca juga: Hari Jadi Majalengka ke-186, RSUD Cideres Tanam 186 Pohon dan Siapkan Operasi Katarak Gratis


“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Data ini masih bersifat dinamis dan akan diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” katanya.


BPBD Majalengka mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor, untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.


Sementara itu, Bupati Majalengka, Eman Suherman menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bergerak cepat dan responsif dalam penanganan kondisi darurat di lapangan.


“Saya minta BPBD dan Dinas PUTR segera melakukan penanganan cepat, terutama di wilayah terdampak banjir dan longsor. Keselamatan warga adalah prioritas utama," kata Eman. 

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved