Minggu, 7 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

NASKAH Khutbah Jumat Besok 29 Mei 2026: Memuliakan Orangtua Jadi Jalan Datangnya Rezeki

Dan sebaliknya seorang anak dilarang untuk durhakan kepada kedua orang tuannya, karena hal tersebut akan membuat dirinya celaka

Tayang:
Penulis: Sartika Harun | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
NASKAH Khutbah Jumat Besok 29 Mei 2026: Memuliakan Orangtua Jadi Jalan Datangnya Rezeki 

Ringkasan Berita:
  • Penyampaian khutbah Jumat merupakan rukun wajib yang dianjurkan untuk disampaikan secara singkat dan padat agar jemaah tidak bosan, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ bahwa khutbah yang singkat mencerminkan kepahaman khatib terhadap agama.
  • Dalam teks khutbah ini, tema utama yang diangkat adalah kewajiban dan keutamaan berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain), yang posisinya dalam Al-Qur'an (seperti pada QS An-Nisa: 36, Al-Isra: 23, dan Al-An'am: 151)

TRIBUNCIREBON.COM - Penyampaian khutbah Jumat merupakan salah satu rukun yang wajib dilaksanakan dalam ibadah salat Jumat.

Dalam pelaksanaannya, khutbah dianjurkan disampaikan secara singkat namun tetap penuh makna dan nasihat bagi jamaah.

Anjuran agar khutbah tidak terlalu panjang tercantum dalam hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.
  

عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)

Artinya: "Dari Ammar Ibn Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya sholat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah sholat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik." (HR Muslim dan Ahmad)

Dalam Islam sendiri menganjurkan supaya khutbah tidak disampaikan terlalu panjang agar jemaah tidak bosan. 

Untuk itu, penting bagi para Khotib agar bisa memperhatikan dengan cermat apa yang disampaikan, agar bisa sampai pada pendengar atau jamaah, dan bisa dicerna serta diamalkan sesuai syarat.

Pasalnya, Berbakti kepada kedua orang tua merupakan ajaran Islam yang sangat luhur, hal tersebut tercantum di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Maka sudah menjadi kewajiban bagi seorang anak untuk senantiasa berbakti kepada mereka.  

Dan sebaliknya seorang anak dilarang untuk durhakan kepada kedua orang tuannya, karena hal tersebut akan membuat dirinya celaka, baik di dunia maupun di akhirat. 

Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 22 Mei 2026: Amalan Ibadah Penuh Berkah di Bulan Dzulhijjah

Khutbah I 

اَلْحَمْدُ لِلّهِ اَلذِي بَعَثَ رَسُـوْلَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِتَتْمـِيْمِ مَكَارِمَ اْلأَخْـلاَقِ. اَشْـهَدُ اَنْ لآ اِلهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَـرِيْكَ لَهُ اَلْمَلِكُ الْخَلاَّقُ, وَاَشْـهَدُ اَنَّ سَـيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُـوْلُهُ شَـهَادَةً تُنْجِى قَائِلَهَا مِنْ عَذَابِ يَوْمِ التَّلاَقِ. اَللَّهُمَّ صَـلِّ وَسَـلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْعَرَبِ وَالْعَجَمِ عَلَى اْلإِطْلاَقِ, وَعَلَى آلِهِ وَصَـحْبِهِ وَمَنْ آمَنَ بِهِ وَاَحَـبَّهُ وَاشْـتَاقْ. أَمَّا بَعْدُ: أُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَهُوَ رَبُّ الْفَلَقِ إِلَى يَوْمِ التَّلاَقِ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا 

Ma’syiral Muslimin rahimakumullah,   

Kepada hadirin sekian, khatib senantiasa untuk selalu mengingatkan kepada kita semuanya untuk selalu meningkatkan takwa kita kepada Allah swt, dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena sebaik-baiknya di sisi Allah adalah takwa.   

Hadirin rahimakumullah,    

Dalam kitab Tanbih al-Ghafilin diceritakan, tiga orang laki-laki terjebak dalam sebuah gua saat turun hujan deras. Malang nasib mereka karena sesaat kemudian batu besar terjatuh dan menutup pintu gua, sehingga tidak memungkinkan mereka keluar kecuali ada bantuan. Dalam kepanikan demikian, mereka bermunajat kepada Allah, karena mereka berpikir hanya Allah dan amal saleh merekalah yang mampu menolongnya.     
Salah seorang dari mereka berdoa dan menyatakan bahwa pernah satu ketika dia akan terperosok dalam perbuat zina, namun dia sadar dan segera menghindar serta bertobat. Ia berdoa, jika hal demikian termasuk amal saleh maka sudilah kiranya Allah memberinya pertolongan. Lantas batu besar yang menutup gua tersebut bergeser sedikit.     

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved