Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Teks Bacaan Doa Haji Mambrur Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Predikat mabrur bukan sekadar gelar, melainkan simbol diterimanya ibadah haji oleh Allah SWT yang berbalas surga.

Tribun Cirebon.com/Eki Yulianto
366 calon jemaah haji dilepas Bupati Majalengka, Karna Sobahi 

Ringkasan Berita:
  • Menjadi haji yang mabrur merupakan impian tertinggi bagi setiap muslim karena predikat ini bukan sekadar gelar, melainkan simbol diterimanya ibadah oleh Allah SWT dengan ganjaran utama berupa surga. 
  • Secara bahasa, mabrur berakar dari kata al-birru yang bermakna kebaikan atau kebajikan, di mana pelaksanaannya harus didasari oleh keikhlasan, penggunaan harta yang halal, serta ketaatan penuh terhadap petunjuk syariat.

TRIBUNCIREBON.COM - Menjadi haji yang mabrur adalah impian tertinggi bagi setiap muslim yang berangkat ke Tanah Suci.

Predikat mabrur bukan sekadar gelar, melainkan simbol diterimanya ibadah haji oleh Allah SWT yang berbalas surga.

Dalam rangkaian ibadah haji, para jemaah dianjurkan untuk terus memanjatkan doa agar seluruh prosesi yang dijalani membawa keberkahan dan transformasi diri ke arah yang lebih baik.

Makna Haji Mabrur

Dalam bahasa Aran, mabrur berasal dari kata al-birru yang berarti kebaikan atau kebajikan.

Haji mabrur adalah haji yang pelaksanaannya sesuai dengan petunjuk syariat, dijalankan dengan ikhlas, serta menggunakan harta yang halal.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:

"Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga."

Baca juga: Dari Usia 17 Tahun hingga 87 Tahun, Jemaah Haji Majalengka Tembus Semua Generasi

Bacaan Doa Haji Mabrur

Bagi para jemaah maupun keluarga yang mendoakan dari tanah air, berikut adalah doa yang sering dipanjatkan agar mendapatkan predikat haji mabrur:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ

Teks Latin: Allahummaj’al hajjan mabrura, wa sa’yan masykura, wa dzanban maghfura, wa ‘amalan shalihan maqbula, wa tijaratan lan tabur.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah haji ini sebagai haji yang mabrur, sa'i yang penuh syukur, dosa yang terampuni, amal saleh yang diterima, dan perdagangan yang tidak akan merugi."

Ciri-Ciri Haji Mabrur dalam Kehidupan Sehari-hari

Para ulama menyebutkan bahwa tanda diterimanya haji seseorang dapat dilihat setelah ia kembali ke tanah air. Setidaknya ada tiga indikator utama yang merujuk pada hadis Nabi:

- Santun dalam Bertutur Kata (Thayyibul Kalam): Seorang haji mabrur akan lebih menjaga lisannya dari perkataan kotor, ghibah, atau menyakiti sesama.

- Menebar Kedamaian (Ifsya’us Salam): Memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan menjadi penyejuk di tengah masyarakat.

- Memiliki Kepedulian Sosial (It’amut Tha’am): Gemar membantu sesama dan memberi makan kepada mereka yang membutuhkan.

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved