Kamis, 7 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 24 April 2026, Bayangan Azab Neraka yang Dahsyat

Azab neraka digambarkan begitu dahsyat dan menakutkan, dengan berbagai bentuk siksaan yang sangat berat.

Tayang:
Penulis: Sartika Harun | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 24 April 2026, Bayangan Azab Neraka yang Dahsyat 

Ringkasan Berita:
  • Azab neraka digambarkan sangat dahsyat dengan berbagai siksaan, seperti api yang membakar terus-menerus, minuman mendidih, serta makanan dari pohon Zaqqum. Bahkan azab paling ringan pun terasa sangat menyakitkan.
  • Beragam bentuk siksaan di neraka, mulai dari panas ekstrem hingga dingin menusuk (Zamharir), menunjukkan betapa beratnya azab bagi orang yang ingkar.ย 
  • Siksaan terberat berada di Neraka Jahannam dan bersifat kekal.

TRIBUNCIREBON.COM - Azab neraka digambarkan sangat mengerikan dan penuh dengan siksaan yang berat. Berbagai bentuk penderitaan disebutkan, mulai dari kobaran api yang membakar tanpa henti hingga dingin yang menusuk tulang yang dikenal sebagai zamharir. Tidak hanya itu, kulit para penghuni neraka akan terus diperbarui setiap kali hangus agar siksaan dapat dirasakan kembali.

Selain itu, terdapat gambaran tentang wajah yang diseret ke dalam api, minuman berupa air yang sangat panas serta nanah, dan makanan dari pohon berduri yang dikenal sebagai zaqqum. Bahkan siksaan yang paling ringan pun sudah sangat menyakitkan, yakni bara api yang ditempatkan di tumit hingga membuat otak mendidih.

Sementara itu, azab yang paling berat berada di Neraka Jahannam, yang diperuntukkan bagi mereka yang ingkar kepada Allah, dan siksaan tersebut bersifat kekal.

Baca juga: Materi Khutbah Jumat Singkat: Hidup dan Rezeki Berkah dengan Cara Memuliakan Orangtua

Khutbah 1

ุงู’ู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽู‡ู ุจูุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุฏููŠู’ู†ู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู„ููŠูุธู’ู‡ูุฑูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุฏู‘ููŠู’ู†ู ูƒูู„ู‘ูู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽู‰ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏู‹ุง ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ุงูŽุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนููŠู’ู†ูŽุŒ ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏู: ููŽูŠูŽุง ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู†ูŽูู’ุณููŠู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูููŠู’ ูƒูุชูŽุงุจูู‡ู ุงู„ู’ูƒูŽุฑููŠู’ู…ู: ูŠูŽุขุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ู†ูŽ ุกูŽุงู…ูŽู†ููˆู’ุง ุงุชู‘ูŽู‚ููˆู’ุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุญูŽู‚ู‘ูŽ ุชูู‚ูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽู…ููˆู’ุชูู†ู‘ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: ุงูุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุญูŽูŠู’ุซูู…ูŽุง ูƒูู†ู’ุชูŽ ูˆูŽุฃูŽุชู’ุจูุนู ุงู„ุณู‘ูŽูŠู‘ูุฆูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉูŽ ุชูŽู…ู’ุญูู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽุงู„ูู‚ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ุจูุฎูู„ูู‚ู ุญูŽุณูŽู†ู

Segala puji bagi Allah, Tuhan pemiik seluruh alam. Penguasa samudera anugerah yang manusia rasakan selama masa. Tiadalah ada satu titik nikmat yang seorang insan dapatkan, kecuali adalah ketetapan dan karunia Allah yang maha rahman dan rahim. Insyaflah hati, mengucaplah lisan dengan untaian kalimat syukur alhamdu lillahi rabbil โ€˜alamin. Shalawat serta salam tercurah dan terlimpah kepada junjungan umat manusia, Nabi dan Rasul terakhir, Muhammad saw. Tidak ada kepada siapapun percontohan terbaik bagi anak cucu Adam kecuali padanya.

Hendaklah kita bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, sehingga kita dapat kembali dalam keadaan berislam.

Hadirin sidang jumโ€™at yang berbahagia

Dalam hadis riwayat muslim nomor 2807, dari Anas bin Malik Rasulullah bersabda:

ูŠูุคู’ุชูŽู‰ ุจูุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ููŽูŠูุตู’ุจูŽุบู ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ุตูŽุจู’ุบูŽุฉู‹ ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูู‚ูŽุงู„ู ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ู‡ูŽู„ู’ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู‚ูŽุทู‘ู ู‡ูŽู„ู’ ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุจููƒูŽ ู†ูŽุนููŠู…ูŒ ู‚ูŽุทู‘ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ู„ูŽุง ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุง ุฑูŽุจู‘ู

โ€ฆ โ€œOrang termewah sedunia yang termasuk penghuni neraka didatangkan pada hari kiamat lalu dicelupkan sekali ke neraka, setelah itu dikatakan padanya: โ€˜Wahai anak cucu Adam, apa kau pernah melihat kebaikan sedikit pun, apa kau pernah merasakan kenikmatan sedikit pun? โ€˜ ia menjawab, โ€˜Tidak, demi Allah, wahai Rabb.โ€™ โ€ฆ

Ada orang yang paling memiliki kemewahan sedunia dan termasuk penduduk surga, ada juga orang yang paling memiliki kemewahan dibanding manusia lainnya namun termasuk ahli neraka. Alih-alih segala fasilitas yang Allah berikan tersebut membawanya menempuh jalan takwa, justru malah ia gunakan untuk kesia-siaan dan maksiat. Karena kikir, harta tak pernah keluar untuk zakat dan membantu tetangga. Karena jahat, tubuh sehat dan kuat digunakan untuk menyakiti sesama.

Umur panjang tidak merubah kenyataan apabila ia dimasukan ke dalam neraka, segala bekas kenikmatan yang ia rasakan sepanjang hidup di dunia lenyaplah sudah, hilang hingga sampai pada ingatan, rambut memutih seakan tak pernah hitam, 60 tahun hidup di dunia dalam kemewahan hapus seketika karena sekejap mata saja, sekali saja, dicelupkan ke dalam neraka.

Hilang jejak-jejak kebaikan yang pernah ia lihat dan rasakan karena begitu hebatnya siksa. Seakan ia tak pernah melihat satupun seumur hidupnya. Seolah tak pernah melihat anak yang ia cintai, senyum orang tua yang ia sayangi, perhiasan bertahta permata yang ia usahakan. Merasakan nasi yang hangat dan lembut yang ia santap, pasir pantai yang ia tapak, hangat sinar mentari yang menimpa kulit di pagi hari bersamaan dengan udara segar pegunungan dengan suara burung pipit yang menyenangkan telinga.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved