Kamis, 21 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ramadhan

Panduan Lengkap Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadhan 1447 H

Oleh karena itu, ziarah kubur di bulan Syaban 2026 dapat menjadi wujud nyata dari bakti anak kepada orang tua meski mereka telah tiada.

Tayang:
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
ZIARAH KUBUR - Suasana Ziarah kubur yang melibatkan Bupati Kuningan terpilih H Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani sebagai Wakil Bupati Kuningan terpilih, Senin (17/2/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Memasuki bulan Sya'ban 1447 Hijriah yang berlangsung mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2026, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah dan mempererat silaturahmi sebagai persiapan menyambut Ramadan. 
  • Salah satu tradisi yang kental dilakukan di Nusantara pada bulan ini, atau yang dikenal sebagai bulan Ruwah, adalah ziarah kubur.

TRIBUNCIREBON.COM - Menjelang bulan suci Ramadhan dianjurkan memperbanyak amal ibadah.

Selain itu meningkatkan silaturahmi pada sanak-keluarga dan mengunjungi kuburannya jika sudah tiada.

Umat Islam sudah memasuki bulan Syaban 1447 Hijriah atau bulan Ruwah 1959 Dal mulai tanggal 20 Januari 2026 sampai dengan 18 Februari 2026.

Bulan Syaban adalah salah satu bulan istimewa dalam kalender hijriah yang penuh dengan keberkahan dan amalan sunnah. 

Dalam tradisi Islam, Syaban sering disebut sebagai bulan persiapan menuju Ramadhan, di mana umat dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan amal kebaikan. 

Salah satu tradisi yang umum dilakukan masyarakat Muslim, khususnya di Jawa dan Nusantara di bulan Syaban atau Ruwah, adalah ziarah kubur

Ziarah kubur di bulan Syaban 2026 memiliki makna spiritual yang mendalam, yakni mengingatkan manusia akan kematian, memperkuat ikatan batin dengan orang tua yang telah wafat, serta menjadi sarana untuk mendoakan mereka agar mendapatkan ampunan dan rahmat Allah. 

Tradisi ziarah kubur juga menjadi momentum untuk introspeksi diri, menyadari bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara, dan setiap manusia akan kembali kepada Sang Pencipta. 

Menurut ulama, Syaban adalah bulan di mana amal manusia diangkat ke langit, sehingga doa-doa yang dipanjatkan, termasuk doa untuk orang tua, memiliki nilai yang sangat besar. 

Oleh karena itu, ziarah kubur di bulan Syaban 2026 dapat menjadi wujud nyata dari bakti anak kepada orang tua meski mereka telah tiada.

Ziarah kubur orang tua di bulan Syaban sebaiknya dilakukan dengan niat yang ikhlas, menjadikannya sebagai bentuk ibadah dan doa, bukan sekadar tradisi. 

Adapun Ziarah Kubur ini sebagaimana tertuang dalam dalil hadis riwayat Hakim terkait anjuran Rasulullah SAW kepada umat muslim untuk melakukan doa ziarah kubur, berbunyi:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرً

Artinya: "Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)." (HR Hakim).

Ziarah Kubur menjadi pengingat untuk manusia yang masih hidup akan kematian.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved