Khutbah Jumat
Ceramah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Menyambut Bulan Ramadhan dengan Gembira
Berikut ini naskah Khutbah Jumat yang bisa digunakan para khatib dengan tema Menyambut Ramadhan dengan Gembira.
Penulis: Sartika Harun | Editor: Sartika Rizki Fadilah
Ringkasan Berita:
- Salat Jumat merupakan ibadah wajib bagi laki-laki muslim sebagai pengganti salat zuhur yang pelaksanaannya terdiri dari dua rukun utama, yaitu penyampaian khutbah oleh khatib dan ibadah salat itu sendiri.
- Sebagai bagian dari persiapan ibadah, naskah khutbah bertema "Menyambut Ramadhan dengan Gembira" dapat digunakan untuk mengajak jamaah mempersiapkan diri dengan penuh sukacita dan ketakwaan dalam menghadapi bulan suci.
TRIBUNCIREBON.COM - Salat Jumat merupakan salat pengganti salah zuhur bagi laki-laki muslim. Salah satu rukunnya adalah khutbah yang disampaikan khatib. Rukun lainnya adalah salat.
Khutbah Jumat terdiri atas dua bagian. Khutbah pertama dan khutbah kedua. Di antara khutbah pertama dan kedua terdapat jeda yang ditandai dengan duduk sejenak khatib.
Berikut ini naskah Khutbah Jumat yang bisa digunakan para khatib dengan tema Menyambut Ramadhan dengan Gembira.
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰه، اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰه، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰه، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang dengan rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul di masjid ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.
Jama'ah yang dirahmati Allah
Marilah kita membuka hati dan pikiran untuk menyambut bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Bulan yang dinantikan oleh seluruh umat Islam sebagai momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan ibadah, dan memperbaiki diri.
Bulan Ramadhan merupakan bulan di mana Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah (2): 185.
شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهۡرَ فَلۡيَصُمۡهُۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلۡعُسۡرَ وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ
Artinya: "Bulan Ramadhan ialah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, petunjuk bagi umat manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk tersebut serta pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa. Barangsiapa sakit atau dalam keadaan safar (musafir), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
Ayat ini menggariskan bahwa puasa Ramadhan adalah sebuah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu melakukannya. Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menuntut kesabaran, pengendalian diri, dan meningkatkan kualitas spiritual.
Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 23 Januari 2026: Keutamaan Memperbanyak Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban
Ingat, perintah dan petunjuk Allah di atas bertujuan untuk melahirkan rasa syukur pada siapa saja yang yang menjalankannya. Bersyukur sendiri dapat membawa kebahagiaan dan kegembiraan. Bersyukur merupakan sikap dan tindakan mengakui, menghargai, dan menyadari nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah atau kehidupan. Saat seseorang bersyukur, ia fokus pada hal-hal baik dalam hidupnya, yang pada gilirannya dapat menciptakan perasaan bahagia dan gembiraan.
Bersyukur membantu mengubah fokus dari hal-hal negatif atau masalah-masalah ke hal-hal positif yang telah diterima. Ini membantu seseorang melihat sisi terang dari kehidupan. Dengan bersyukur, seseorang lebih memahami dan menghargai nikmat-nikmat yang dimilikinya, seperti kesehatan, keluarga, pekerjaan, atau kesempatan hidup.
Orang yang bersyukur cenderung lebih puas dengan apa yang mereka miliki, yang pada gilirannya menciptakan perasaan kebahagiaan dan kepuasan. Fokus pada hal-hal positif dan bersyukur dapat membantu mengurangi tingkat stres. Melihat sisi baik dalam setiap situasi dapat menciptakan ketenangan batin.
Salat Jumat
naskah khutbah Jumat
khutbah Jumat
ceramah Khutbah Jumat
Khutbah Jumat Singkat
materi khutbah Jumat
teks khutbah Jumat
Ramadhan
| Materi Khutbah Jumat Bermakna: Tahun Baru sebagai Momentum Muhasabah |
|
|---|
| Teks Khutbah Jumat Pekan Ini: Shalat sebagai Tiang Agama dan Penenang Jiwa |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 Juni 2026: Hijrah dan Refleksi di Tahun Baru Islam |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 Juni 2026: Hijriah dan Semangat Perjuangan Total dalam Islam |
|
|---|
| Teks Khutbah Jumat Sambut Muharram: Tahun Hijriah, Tahun Jihad Totalitas demi Islam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/shalat-idul-adha-di-polres-majalengka.jpg)