Pengadaan iPhone Pemkab Kuningan Disorot
Rencana Pengadaan iPhone Pemkab Kuningan Tuai Sorotan DPRD, Anggaran Rp232 Juta Dipertanyakan
Rencana pengadaan iPhone dan perangkat komunikasi di Pemkab Kuningan senilai Rp232,75 juta menuai sorotan DPRD. Ketua Komisi
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Rencana pengadaan iPhone dan perangkat komunikasi di Pemkab Kuningan senilai Rp232,75 juta menuai sorotan DPRD.
- Ketua Komisi I menilai kebijakan ini kurang tepat di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang sulit.
- Ketua Komisi I DPRD Kuningan, Rohaman, mengkritik rencana belanja gadget dan drone karena dianggap tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat. Ia menegaskan anggaran seharusnya diprioritaskan untuk kebutuhan publik.
Laporan Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM- Rencana pengadaan perangkat komunikasi seperti iPhone di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan menuai perhatian publik.
Sorotan terutama datang dari Ketua Komisi I DPRD Kuningan, Rohaman, yang menilai kebijakan tersebut kurang tepat di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, tercatat anggaran sebesar Rp232,75 juta dialokasikan untuk pengadaan perangkat komunikasi serta perlengkapan dokumentasi pada Tahun Anggaran 2026.
Baca juga: Korban Pengeroyokan Bobotoh Kuningan Banjir Dukungan, Rivalitas Suporter Berujung Damai
Rohaman mengungkapkan bahwa rencana tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, terutama karena pemerintah sedang menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.
“Jika benar digunakan untuk pengadaan iPhone atau perangkat sejenis bagi pejabat, tentu sangat disayangkan. Apalagi kondisi keuangan daerah sedang tidak baik,” ujarnya.
Ia menilai pemerintah daerah seharusnya lebih mengutamakan belanja yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, dibandingkan fasilitas internal yang bisa memicu kontroversi.
Baca juga: Korban Pengeroyokan Bobotoh Kuningan Banjir Dukungan, Rivalitas Suporter Berujung Damai
“Jangan sampai muncul kesan pemerintah lebih mementingkan fasilitas internal dibanding kebutuhan publik yang lebih mendesak,” katanya.
Lebih lanjut, Rohaman menegaskan bahwa DPRD akan segera meminta penjelasan dari Dinas Komunikasi dan Informatika terkait tujuan serta urgensi pengadaan tersebut.
Baca juga: Korban Pengeroyokan Bobotoh Kuningan Banjir Dukungan, Rivalitas Suporter Berujung Damai
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran benar-benar sesuai prioritas.
“Kami akan meminta penjelasan secara rinci, karena dalam situasi efisiensi seperti sekarang, setiap anggaran pasti menjadi perhatian masyarakat,” pungkasnya.
| NASKAH Khutbah Jumat Besok 15 Mei 2026: Rahasia Hidup Beruntung, 4 Perkara Ini Jangan Ditinggalkan |
|
|---|
| Bukan Sekadar Gentong Air, Tradisi Warga Cirebon Ini Dilakukan Saat Anggota Keluarga Berangkat Haji |
|
|---|
| Rumahnya Nyaris Tak Layak Ditinggali, Warga Desa Melakasari Didatangi Langsung Bupati Cirebon |
|
|---|
| BREAKING NEWS- Pemotor Tewas Tersambar KA Sangkuriang di Jember, Perlintasan Tanpa Penjaga |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Majalengka Minta Birokrasi Rapihkan Barisan Dukung Bupati, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Rohaman-Ketua-Komisi-I-DPRD-Kuningan-sekaligus-politisi-PDI-P.jpg)