Bulan Literasi Keuangan Digelar di Universitas Kuningan, Bupati Ingatkan Bahaya Pinjol dan Judol
Acara ini digelar oleh Pemkab Kuningan dan OJK Cirebon. Bulan Literasi Keuangan ini menyasar mahasiswa.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat literasi keuangan generasi muda melalui kegiatan Kick-Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Student Center Iman Hidayat Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/2026).
Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar didampingi Anggota Komisi XI DPR RI Sohibul Iman dan Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, mengatakan, literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan.
“Literasi keuangan ini adalah batu pertama kemandirian ekonomi bagi adik-adik mahasiswa di masa depan. Jangan sampai mudahnya akses digital justru menjadi jebakan melalui pinjaman online ilegal maupun judi online,” ujar Bupati.
Bupati mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya persoalan sosial akibat lemahnya pengelolaan keuangan, termasuk tingginya kasus perceraian yang dipicu persoalan ekonomi rumah tangga.
“Saya mendapat laporan, banyak rumah tangga muda yang terpuruk karena terlilit pinjol dan judi online," katanya.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi pelaku ekonomi yang bijak, bukan sekadar konsumen digital. Melainkan generasi muda mulai memahami investasi hingga pengelolaan risiko keuangan sejak dini.
“Investasi itu seperti menanam pohon, tidak bisa langsung dipetik hasilnya. Tapi kalau dipersiapkan sejak sekarang, manfaatnya akan dirasakan di masa depan,” ujarnya.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Literasi Keuangan menjadi bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan legal.
"Kami mengajak mahasiswa untuk memiliki visi masa depan yang jelas dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif.
“Siapa yang hari ini sudah punya target 10 sampai 20 tahun ke depan akan menjadi apa? Generasi muda harus punya visi dan strategi hidup agar tidak mudah terjebak gaya hidup konsumtif,” katanya.
Rektor Universitas Kuningan Hj. Ana Fitri Hindriana, menyampaikan apresiasi kepada OJK Cirebon dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi keuangan menjadi bekal penting mahasiswa menghadapi tantangan kehidupan di era modern.
“Kemampuan memahami produk keuangan yang legal, mengelola risiko investasi, dan mengatur keuangan secara bijak adalah kecakapan hidup yang sangat penting bagi mahasiswa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan dan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Stimulan untuk RT, RW dan LPM di Kuningan Bakal Segera Cair, Langsung Ditransfer
| Stimulan untuk RT, RW dan LPM di Kuningan Bakal Segera Cair, Langsung Ditransfer |
|
|---|
| Bupati Ajak Pelajar di Kuningan Lestarikan Alam, Resmikan Gerakan Gema Samapta |
|
|---|
| GAYA SEMESTA di Kuningan: Bupati Ajak Pelajar Tanam Pohon dan Kuatkan Literasi |
|
|---|
| Ulang Tahun Satpol PP dan Damkar Kuningan, Bupati : Bukti Negara Hadir Layani Masyarakat |
|
|---|
| Bukan Cuma Ijazah, SLIK Kini Jadi ‘Penentu Nasib’ Pencari Kerja di Cirebon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bulan-Literasi-Keuangan-Uniku.jpg)