Berita Kuningan Hari Ini
Penjual Rujak di Kuningan Pilih Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Plastik dan Bahan Baku
Mang Iman (37), penjual rujak bebek atau rujak bubuk yang bertahan di tengah gempuran harga bahan baku melambung.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Mang Iman (37), penjual rujak bebek atau rujak bubuk yang bertahan di tengah gempuran harga bahan baku melambung.
Mang Iman merupakan warga RT 01 RW 03 Dusun Karangkeng, Desa/Kecamatan Garawang, Kabupaten Kuningan.
"Untuk harga plastik sekarang mengalami kenaikan hingga Rp 4 ribu dari semula harga Rp 8 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 12 ribu," kata Mang Iman saat ditemuin di depan kantor DPRD Kuningan disela aktivitas penjualan rujak bebek keliling.
Baca juga: Marc Klok Tak Gentar Hadapi Bali United Meski Sebelumnya Menang Telak 6-1 Atas PSBS Biak
Selain harga plastik pembungkus rujak, Mang Iman juga mengaku harga buah-buahan yang menjadi bahan baku pembuatan rujak mengalami kenaikan signifikan.
"Untuk harga buah - buah tidak aneh terjadi kenaikan. Karena setiap harinya pun di alami," kata Iman saat berbincang dengan Tribun, Selasa (7/4/2026).
Memilih profesi sebagai tukang rujak bebek, Iman mengaku bahwa kudapan dengan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas dikenal sebagai makanan khas bagi warga yang memegang tradisi wetengan (syukuran kehamilan).
"Iya, sebanarnya rujak bebek ini dikenal di acara - acara syukuran ibu hamil," katanya.
Mang Iman mengaku senang dengan usaha yang digelutinya meski harus berkeliling dari satu titik daerah ke daerah, termasuk kawasan Jalan Siliwangi.
“Alhamdulillah masih banyak yang suka. Saya sudah lama jualan seperti ini, keliling kampung di berbeda kecamatan. Nah, untuk di Siliwangi itu pas hari Minggu yang di mulai jam car free day (CFD)," katan Iman seraya menambahkan untuk satu porsi itu dihargakan Rp 10 ribu.
Baca juga: Buntut Retakan di Tol Cisumdawu Sumedang, Contra Flow Bakal Diberlakukan Mulai Besok
Melihat cara pembuatan rujak bebek ini dilakukan dengan cara ditumbuk dalam dalam kayu yang dibuatkan khusus.
Kemudian untuk bahan baku rujak itu ada buah mangga muda, jambu air, pisang batu, bengkuang, dan kedondong dimasukkan ke dalam wadah tersebut, lalu ditumbuk bersama bumbu racikan.
Adapun bumbu yang digunakan terdiri dari gula merah cair, garam, serta cabai rawit sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan pembeli.
Proses penumbukan ini menghasilkan tekstur dan cita rasa yang lebih meresap. (*)
| Masa Libur Lebaran 1447 H, Jumlah Pendaki Gunung Ciremai Kuningan Tembus 500 Orang |
|
|---|
| Jalan Desa Cileuleuy Padat Merayap Akibat Volume Kendaraan Menuju Wisata Alam Palutungan Meningkat |
|
|---|
| Polres Kuningan Berhasil Ungkap Sejumlah Kasus Penyalahgunaan Narkotika, 5 Tersangka Diamankan |
|
|---|
| Hasil Patroli, Polres Kuningan Amankan 17 Kendaraan yang Diduga Akan Digunakan Untuk Balapan Liar |
|
|---|
| Polisi Tangkap Maling Spesialis Toko di Kuningan, Ini Peran Tiga Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Mang-Iman-37-penjual-rujak-bebek-atau-rujak-bubukS.jpg)